Suara.com - Terdakwa kasus penyalahgunaan narkoba Vanessa Angel mengaku mendapatkan enam butir pil xanax dari Abdul Malik, pengacaranya dalam kasus konten asusila di Surabaya pada 2019. Satu butir dia minum di Rutan Medaeng, Surabaya.
Hal itu diungkap Vanessa dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Senin (5/10/2020). Keterangannya ini sekaligus membantah pengakuan Abdul Malik yang menyebut hanya memberi dua butir dan menenggaknya di ruang sidang.
"Saya dikasih enam butir. Dan saya nggak langsung minum saat itu karena saya mau sidang yang mulia," kata Vanessa Angel.
"Itu saya minum setelah saya ditahan di rutan dan persidangan berlangsung," ujarnya lagi.
Vanessa tak asal menenggak begitu saja saat berada di Rutan Medaeng. Dia lebih dulu minta izin pada petugas dengan memperlihatkan resep yang dimiliki.
"Saya simpan di laci rutan, diizinkan oleh pihak Rutan Medaeng," katanya.
Hakim lantas bertanya apakah pemakaian xanax ada rekomendari dokter ke pihak Rutan kala itu.
"Nggak ada," jawab Vanessa Angel.
Sebelumnya kepada Suara.com, Abdul Malik memberikan dua butir xanax kepada Vanessa saat hendak jalani sidang kasus konten asusila di Surabaya. Dia bilang Vanessa langsung menenggaknya satu butir sebelum sidang.
Baca Juga: Terungkap di Sidang, Vanessa Angel Pakai Xanax Sejak 2016
"Kan ada saksinya itu asistennya, Ana. Ada juga rekan sejawat kita pengacara, banyak waktu itu saksi. Itu tuh di ruang sidang lho mbak dia minta," kata Abdul Malik kepada Suara.com, Senin (7/9/2020) malam.
"Dan saya itu memberi bulan April satu tahun lalu. Dan diminum langsung 1. Ada saksinya Ana. Satunya karena kecil saya kasih lah klip," ujarnya lagi.
Vanessa Angel didakwa dengan Pasal 62 UU RI No. 5 tahun 1997 tentang Psikotropika jo Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 49 Tahun 2018 tentang Perubahan Penggolongan Psikotropika dalam Lampiran Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika.
Dia terancam penjara paling lama 5 tahun dan pidana denda paling besar Rp 100 juta.
Tag
Berita Terkait
-
Polosnya Gala Sky Ceritakan Kalung yang Selamat saat Kecelakaan
-
Momen Gala Sky Bacakan Al-Fatihah, Ngaku Mimpi Digendong Vanessa Angel Bikin Tangis Pecah
-
Setahun Bebas dari Penjara, Mantan Sopir Vanessa Angel Tubagus Joddy Lamar Kekasih
-
Fuji Tak Nyaman Rumahnya Sering Didatangi Orang Asing: Tolong Hargai Aku
-
Dicecar Soal Gaji Magang di DPR, Mayang Teriak Disudutkan Host Pagi Pagi Ambyar
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama
-
Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi
-
Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil
-
Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi
-
Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan
-
Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?
-
Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi
-
PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan
-
11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!
-
Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun