Suara.com - Minta akun YouTube dikembalikan jadi salah satu poin Syakir Daulay dalam upaya mediasi dengan label ProAktif. Tapi permintaan tersebut ditolak sehingga sidang lanjut ke pokok materi.
Menurut kuasa hukum ProAktif, Abdul Fakhridz Al Donggowi, poin tersebut sangat tak patut dilontarkan. Dia juga yakin kliennya, Agi Sugiyanto sebagai CEO ProAktif pasti tertawa mendengar tuntutan tersebut.
"Akun YouTube-nya ingin kembali dimiliki Syakir. Nah tentunya dari permintaan dan penawaran itu, itu sangat menggelikan bagi Pak Sugianto karena untuk permasalahan pembelian akun YouTube ini, ini kan bolak-balik dari pendiriannya Syakir," kata Abdul kepada Suara.com ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (12/10/2020).
Lebih lanjut Abdul mengatakan, pihak Syakir Daulay terkesan plin-plan. Sebab dulu kata dia, Syakir tak mengakui telah menjual akun YouTube-nya kepada Agi.
"Waktu pertama dia membantah adanya jual beli akun YouTube, kemudian sebelum somasi kami lakukan pada bulan Mei dulu, dia menunjuk kuasa hukum yang lain dan mereka menyampaikan kepada kami bahwa akun YouTube itu dia akui sudah terjadi jual beli," ujarnya .
"Kemudian yang kita ingin rundingkan waktu itu hal-hal terkait kelanjutan kerja sama ketika perkara ini masuk, waktu mediasi pertama dimulai dari pihak Syakir mengakui bahwa jual beli itu ada walaupun ada tawar menawar," katanya lagi.
Dia menilai, meminta kembalikan akun YouTube dan juga membatalkan kontrak kerja merupakan cara andalan Syakir Daulay untuk menggugat Pro Aktif.
"Memang jurus pamungkas mereka menawarkan akun YouTube itu dikembalikan. Sehingga perjanjian jual beli mereka ingin batalkan," katanya.
Abdul pun menegaskan pihak ProAktif tak akan mengembalikan akun YouTube Syakir Daulay. Sebab, akun tersebut ia klam sudah dibeli secara sah.
Baca Juga: Syakir Daulay Tak Takut Tuntutan ProAktif Sebesar Rp 500 Miliar
"Tentu sebagai manusia yang waras apalagi Pak Sugianto adalah seorang pebisnis, tentu tawaran-tawaran seperti itu nggak masuk akal," ujarnya.
Syakir Daulay menggugat ProAktif secara perdata ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan karena menilai kontrak kerja sama mereka banyak kejanggalan.
Langkah hukum ini merupakan manuver Syakir setelah dilaporkan kasus pencemaran nama baik oleh Agi ke Polda Metro Jaya.
Agi merasa dituduh sebagai pencuri lantaran Syakir tak mengakui jika akun YouTube-nya telah dibeli olehnya.
Tag
Berita Terkait
-
Ayah Sempat Kritis Saat Ramadan, Syakir Daulay Ungkap Kondisi Terkini
-
Zaskia Adya Mecca Gelar Salat Ied, Pilih Syakir Daulay Jadi Imam
-
7 Pesona Syakir Daulay Ngaku Punya Utang Rp 5 Miliar di Usia 20 Tahun
-
Kebaikan Habib Hasan bin Jafar Assegaf sebelum Meninggal, Bayar Utang Fantastis Syakir Daulay
-
Kisah Syakir Daulay Terjerat Utang Rp5 Miliar di Usia 20 Tahun, Solusinya Bikin Melongo
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas