Suara.com - Pengusaha sound system yang juga ayah penyanyi Vidi Aldiano dan Vadi Akbar, Harry Kiss mendapat penghargaan dari TNI. Penghargaan tersebut terkait lagu Mars Korpaskhas yang diciptakan Harry.
Penghargaan tersebut diberikan dalam rangka HUT Korpaskhas, pasukan elite TNI AU yang diselenggarakan setiap 17 Oktober. Acara tersebut juga memberikan penghargaan kepada sejumlah prajurit yang berprestasi.
Harry Kiss datang bersama Vadi Akbar dalam acara tersebut. Penghargaan pun langsung diberikan KSAU Marsekal Fadjar Prasetyo didampingi oleh WAKSAU Marsdya Fahru Zaini Isnanto serta DanKorpaskas Marsda Eris Widodo di Mabes AU.
"Saya merasa bangga dan terharu, lagu ciptaan saya digunakan oleh Kesatuan Elite Angkatan Udara kita. Lagunya berjudul 'Satria Jingga', sesuai dengan Baret Jingga yg dikenakan oleh prajurit Korpaskhas," ujar Harry Kiss usai acara.
Vadi Akbar yang berada di lokasi yang sama juga mengaku bangga dengan penghargaan yang diterima sang ayah.
Selain itu, pelantun "Tanya Jadi Rasa" ini juga mengungkap proses kreatif saat sang ayah menciptakan lagu "Satria Jingga". Menurut Vadi, ayah menciptakan lagu tersebut setelah salat tahajud.
"Papa dapat inspiras setelah salat tahajud. Nada-nadanya direkam dalam voice recorder di HPnya. Setelah komplet baru diberikan syair. Pengarahan penulisan syairnya dipandu oleh DanKorpashas Pak Eris Widodo, sehingga menjadi lagu Mars Korpaskhas yang semangatnya sejiwa dengan semangat korps," ungkap Vadi Akbar.
Berita Terkait
-
Raisa Persembahkan Video Kenangan Bareng Vidi Aldiano di Konser Love & Let Go
-
Dulu Nangis Janji Tobat, Egi Fazri Si Vidi KW Muncul Lagi Nyanyikan Nuansa Bening
-
Ayah Hibahkan Koleksi Jas Mewah Vidi Aldiano ke Kelompok Hafiz Turki
-
Jadi Tradisi Setiap Ulang Tahun, Keluarga Vidi Aldiano Tebar Ikan di Momen 40 Harian
-
Tara Basro Buat Buku Yasin Peringati 40 Hari Kematian Vidi Aldiano, Desainnya Penuh Makna
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
BGN Suspend Dapur MBG di Semarang usai 707 Siswa dan Guru Diduga Keracunan
-
Ulasan Novel Kudasai, Ketika Kesetiaan Rumah Tangga Diuji oleh Masa Lalu
-
Pergeseran Gaya Hidup Kelas Atas: Saat Konsumen Kaya Lebih Pilih 'Experience' ketimbang Pamer Logo
-
3 Two Way Cake untuk Kulit Berjerawat: Ringan Tanpa Menyumbat Pori-Pori!
-
Review Film 'Sajen Satu Suro': Bukan Sekadar Horor Mistis, Ini Sisi Gelap Dosa Manusia!
-
Tolak Daftar Grammy 2027, Bos Recording Academy Respons Keputusan BTS
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Mei 1998: Luka Kolektif yang Tak Boleh Dikalahkan oleh Lupa
-
5 Sepatu Long Run Terbaik 2026, Nyaman untuk Latihan hingga Maraton
-
Mengulas Forest of Noise, Kesaksian Puitis dari Tengah Perang Gaza