Suara.com - Jauh sebelum kasus video syur Gisella Anastasi terkuak, Nikita Mirzani sudah lebih dulu mengingatkan teman-temannya untuk tak mengabadikan momen intim dalam bentuk digital.
"Gue selalu bilang sama temen-temen gue, kalau ada apa-apa nggak usah divideoin lah. Konsumsi pribadi biar gue aja yang menikmati," kata Nikita Mirzani di Jalan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Jumat (8/1/2021).
Bukan tanpa sebab, janda anak ini menilai mengabadikan momen intim dalam bentuk digital memiliki konsekuensi besar. Meski tak menyebarkan, bisa saja kecolongan seperti kasus yang dialami Gisel saat ini.
"Kan kalau kita merekam video otomatis ada konsekuensinya. Bisa HP hilang, atau HP rusak kita benerin di toko terus bisa diambil, kan harus pikirin jangka panjangnya," ujarnya.
Jika sudah kecolongan seperti kasus Gisel, kata Nikita tak banyak yang bisa dilakukan selain menjadikan sebuah pelajaran ke depannya.
"Tapi kan ya nasi sudah jadi bubur, ya jadiin pelajaran aja buat semuanya," ucap dia.
Seperti diketahui, Gisella Anastasia dan Nobu telah ditetapkan jadi tersangka dalam kasus video syur. Keduanya pun terancam hukuman penjara maksimal 12 tahun.
Nobu sendiri sudah meminta maaf, usai diperiksa di Polda Metro Jaya pada 4 Januari lalu. Di situ, Nobu mengaku menyesali perbuatannya.
Sementara Gisella Anastasia menggelar konfrensi pers Rabu (6/1/2021) di Hotel Four Seasons, Jakarta.
Baca Juga: Gisella Anastasia Minta Maaf Lagi Jadi TSK Video Syur: Saya Menyesal...
Hari ini, Jumat (8/1/2020), Gisella Anastasia kembali jalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya. Gisel diperiksa 9 jam lebih.
Berita Terkait
-
Kerugian Lebih Besar dari Kasus Nikita Mirzani, Kok Melani Mecimapro Bebas?
-
Siapa Reynaldi Bermundo? Influencer Muda yang Baru Saja Meninggal, Kondisi Terakhirnya Disorot
-
Gisella Anastasia Ngaku Pernah Nyaris Terjebak Love Bombing, Ini Modusnya!
-
Gisel Jadi Korban Love Bombing, Langsung Pergi Begitu Sadar
-
Nikita Mirzani Minta Denada Jangan Berkelit: Akuin Aja Itu Anak Lo, Gitu Aja Repot
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Minta Maaf Sebut Sahur Ganggu Jam Tidur, Cut Rizki Tetap 'Dirujak'
-
Sinopsis Film Korea Omniscient Reader: The Prophecy, Penggemar Ahn Hyo Seop dan Lee Min Ho Merapat!
-
Band Legendaris Vicious Rumors Pecat Drummer, Gara-Gara Sering Repost Meme
-
Klarifikasi Okin Absen di Acara Anak Bikin Gaduh: Akui Salah, Bantah Dilarang Pacar
-
Lepeh Insanul Fahmi? Inara Rusli Kembali Singgung soal Deadline: Saya Sudah Enggak Mau!
-
Viral Pedagang Kentang Kena Stroke Saat Live TikTok
-
Ini Dia Kreator Konten yang Bongkar Bisnis Kuliner Ivan Gunawan Sepi Pembeli
-
Menolak Lupa Tradisi, Film Hari Yang Kita Tunggu Jadi Kado Manis Perayaan Imlek Nasional 2026
-
Ingin Jambak Ibu Tiri, Lisnawati Menyesal Tak Ambil Nizam Syafei Sejak Dulu
-
Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa