Suara.com - Sidang perdana perceraian antara komedian Kiwil dan Rochimah selesai digelar hari ini, Rabu (20/1/2021).
Dalam sidang tersebut, Kiwil menyatakan bakal tetap jadi pelaku poligami, sementara sang istri sebaliknya, tak mau lagi dimadu.
Belum menemukan titik temu, Kiwil mengaku pasrah. Ia mengaku semua tergantung pada istrinya.
"Kalau saya liat perkembangan dulu, ini masih banyak (prosesnya). Ini berhubungan dengan prinsip yang memang belum ketemu. Yang satu menolak poligami yang satu pelaku poligami, itu agak sedikit riskan," kata Kiwil usai sidang.
Di luar sidang, keduanya berencana melakukan mediasi antar keluarga. Kiwil bahkan siap dengan kemungkinan terburuk, yakni bercerai dari perempuan yang sudah dinikahi selama puluhan tahun itu.
"Intinya banyak ke Bunda sendiri, karena kan saya tergugat, tergantung bagaimana penggugat, kalau saya punya prinsip tetap sama (poligami)," ujarnya.
"Tiap manusia punya prinsip harus menerima semua itu, nggak ada yang hidupnya nggak beresiko, semuanya beresiko," kata Kiwil lagi.
Sementara itu, Rochimah yang ada di sampingnya tampak kesal dengan jawaban Kiwil. Sambil menghela napas berat, ia mengaku bingung harus bagaimana lagi karena ia tetap tak mau dipoligami.
"Saya kan fokusnya tetap sudah tidak mau dipoligami, tapi karena Bang Kiwil tetep masih mau berpoligami, jadi saya nggak tahu lagi mesti gimana," ujarnya dengan nada lelah.
Baca Juga: Istri Pertama Ngeluh ke Hakim, Kiwil Tegaskan Tetap Ingin Poligami
"Tetep saya akan menggugat, karena saya udah nggak mau dipoligami lagi," kata Rochimah lagi.
Perjalanan poligami Kiwil cukup panjang. Dia pernah memiliki istri kedua bernama Meggy Wulandari, namun sudah bercerai lewat putusan Pengadilan Agama Cibinong pada
10 Agustus 2020.
Cerai dari Meggy, Kiwil diberitakan sudah menikah lagi dengan perempuan asal Bandung, Venti Figianti.
Terakhir, Eva Bellissima yang baru dinikahinya 11 November lalu memilih mundur sebagai istri Kiwil.
Rochimah dan Kiwil menikah pada 28 Februari 1988 dan dikaruniai empat anak. Dari pernikahannya dengan Meggy, dia dikaruniai tiga anak.
Berita Terkait
-
Meggy Wulandari Galau, Suami Tak Tulus Sayang dengan Anak Tiri?
-
Profil Eva Belisima, Mantan Istri Kiwil yang Surati Gubernur Kalbar Terkait Masalah Listrik
-
Kampungnya Tak Ada Listrik, Eva Belisima eks Istri Kiwil Bikin Surat Terbuka Buat Gubernur Kalbar
-
Pilih Minta Maaf daripada Izin Poligami ke Istri, Sikap Kiwil Jadi Perbincangan
-
Jarang Muncul di TV, Ini Kesibukan Kiwil Sekarang
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas
-
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?
-
Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil
-
Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air
-
Kasus Hutan Lindung Tanjung Piayu, PT GTP Resmi Jadi Tersangka Korporasi
-
9 Rekomendasi Parfum yang Cocok untuk Zodiak Taurus, HMNS hingga Mykonos
-
Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Kebayoran Lama, 28 Unit Damkar Dikerahkan