Suara.com - Setelah bertahun-tahun memperebutkan hak anak dengan mantan suaminya, Atalarik Syach, Tsania Marwa bisa sedikit bernapas lega. Pasalnya, Tsania mengaku yang berhak mengasuh dua anaknya: Aisyah Shabira dan Syarif M Fajri.
Pernyataan itu disampaikan Tsania Marwa setelah Pengadilan Tinggi Bandung mengabulkan gugatannya. Perempuan 29 tahun ini pun yakin akan bertemu dengan kedua anaknya.
"Jadi Pengadilan Tinggi Bandung sudah memutus hak asuh jatuh ke tangan saya. Kedatangan saya ke Pengadilan Agama Cibinong, guna menindak lanjuti putusan ini," ujar Tsania Marwa, ditemui di Pengadilan Agama Cibinong, Jawa Barat, Rabu (17/2/2021).
Tsania Marwa mengaku sudah bertemu dengan pihak jurusita Pengadilan Agama (PA) Cibinong. Nantinya, ia bersama pihak pengadilan akan mengeksekusi putusan Pengadilan Tinggi Bandung, Jawa Barat.
"Tadi sudah bertemu pihak Pengadilan dan Atalarik. Pihak Pengadilan tadi baru menyampaikan ke pihak Atalarik, untuk mematuhi putusan Pengadilan Tinggi," katanya.
"Putusannya ya memberikan kedua anak kami ke saya, selaku ibu dan hak asuhnya," imbuhnya.
Tak sabar menunggu untuk bertemu anak, Tsania Marwa berharap Atalarik Syach itu bisa menerima keputusan pengadilan dan segera menyerahkan kedua anaknya. Pasalnya, pihak pengadilan memberikan waktu delapan hari untuk Atalarik berikan kedua anaknya.
"Tapi saya tidak mau delapan hari. Kalau bisa secepatnya," ucap Tsania Marwa.
Baca Juga: Pengadilan Eksekusi Hak Asuh Anak Hari Ini, Tsania Marwa Harap-harap Cemas
Meski begitu, Tsania Marwa enggan memaksakan kehendak dan menyerahkan semua ke pihak jurusita Pengadilan Agama Cibinong.
"Intinya saya pengin anak saya bisa sama saya," ujar Tsania Marwa.
Tsania Marwa dan Atalarik Syach resmi bercerai pada 15 Agustus 2017. Dalam putusan itu, Marwa mendapatkan hak pengasuhan anak perempuannya. Sementara hak asuh anak laki-laki jatuh ke tangan Atalarik.
Perebutan hak asuh anak bahkan terjadi sebelum gugatan cerai masuk ke pengadilan. Tsania Marwa pernah tak bisa bertemu anaknya selama bertahun-tahun.
Selain hak asuh anak, perebutan harta gono-gini antara mereka sampai sekarang juga masih bergulir di pengadilan.
Berita Terkait
-
Tsania Marwa Masih Tak Menyangka Diizinkan Masuk ke Rumah Atalarik Syach Bertemu Anak
-
9 Tahun Terhalang, Tsania Marwa Akhirnya Bisa Masuk ke Rumah Atalarik Syach dan Rayakan Ultah Anak
-
Ulang Tahun, Atalarik Syach Malah ke Pengadilan Terkait Kasus Sengketa Lahan
-
Ngotot Merasa Tak Serobot Tanah Orang, Atalarik Syach Sebut Uang Tebusan Rp850 Bukan Idenya
-
Rumah Nyaris Hilang! Atalarik Syach Lawan Balik Eksekusi Lahan yang Janggal!
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya
-
50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus