Suara.com - Rapper Iwa K mengaku tak malu pernah berurusan dengan hukum karena kasus narkoba pada 2017. Dia merasa kejadian di masa lalu itu justru berdampak positif pada kehidupannya sekarang.
"Gue kalau malu segala macam nggak tau ya, gue nggak terlalu, nggak telintas. Makanya kenapa setiap orang nanya ini gue nggak pernah malu, karena sebusuk apapun masa lalu lu, itu yang membawa lu ke hari ini," kata Iwa K di kanal YouTube Ari Lasso, Rabu (24/3/2021).
Si pelantun lagu Bebas ini memaknai masa lalunya sebagai sebuah perjalanan hidup. Jika kala itu ia tak tertangkap maka kehidupannya akan berbeda.
"Maksudnya sebusuk apapun ketika lu make, tapi kan membawa lu jadi kayak gini. Jangan menghianati perjalanan kita. Gue nggak pernah setuju sama orang yang 'sesungguhnya gue sudah lepas dari masa lalu', lu belajar dari situ," katanya.
Belajar dari kesalahan, Iwa K akan mengenang masa lalunya sebagai bentuk renungan kehidupan. Dia menyakini setiap keputusan yang diambil memiliki konsekuensi sendiri.
"Bukan nggak nyesel, tapi buat gue ini konsekuensi gue," ujar dia.
Iwa K ditangkap pada 29 April 2017 saat hendak terbang menuju Makassar, Sulawesi Selatan. Ia diamankan di Terminal 1A Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta.
Pengadilan Negeri Tangerang pada 27 September 2017 menjatuhkan vonis enam bulan penjara terhadap pelopor musik rapp di Indonesia itu. Dalam putusan tersebut, hakim menyatakan Iwa K ditempatkan di RSKO Cibubur untuk jalani rehabilitasi.
Baca Juga: Iwa K Sempat Mikir Lebih Baik Dibui ketimbang Direhab, karena Bisa Ngeganja
Berita Terkait
-
Tak Melulu Jawa, Film Suanggi: Ilmu Kutukan Siap Teror Bioskop Lewat Horor Indonesia Timur
-
Dituding Sebagai Ayah Kandung Ressa Putra Denada, Iwa K: Bukan Anak Gue!
-
Dituduh Kambuh, Iwa K Tantang Netizen yang Minta Dirinya Cek Urine
-
Iwa K Dituding Bapak Kandung Ressa Anak Denada dari Bentuk Telinga: Kenapa Gak Tumit Gue Sekalian?
-
Iwa K Alami Kejadian Mistis Saat Syuting Film Anak Kunti, Tubuhnya Berdarah Tanpa Sebab
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya
-
Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan