Suara.com - Profil Mario Teguh kembali jadi perbincangan usai salahs atu materi motivasinya soal mencintai orang yang sudah dimiliki mendapat komentar pedas dari Feni Rose.
“Jadi kalo kita itu mencintai orang yang sudah ada yang punya, itu tanda baik sebenarnya. Dengarkan ini, kalo kita mencintai orang yang belum ada yang punya, kenapa selama ini dia belum ada yang punya? Kepikir nggak?” kata Mario Teguh.
Feni Rose pun menanggapinya dengan melontarkan komentar pedas
“Kenapa netizen rame? Kan tadi dia (Mario Teguh) bilang ‘kalo mencintai orang yang sudah ada yang punya itu memang…. bahwa stok-stok bagus itu memang sudah ada yang punya’. Masalahnya kenapa jadi rame netizen? Karena om Mario Teguh ini sebelum kawin sama bu Teguh yang sekarang, itu pak Mario udah nikah sama yang lain,” ucap Feni dilansir dari channel YouTube TRANS TV Official.
Selain itu, berkat cara sang motivator berbicara, di media sosial sempat viral ungkapan bahwa hidup tak seindah kata-kata Mario Teguh. Lalu bagaimana perjalanan karier pria 65 tahun ini? Berikut profil Mario Teguh.
Profil Mario Teguh
Pria bernama asli Sis Maryono Teguh ini lahir di Makassar, 5 Maret 1956. Meski kini lebih dikenal sebagai seorang motivator, Mario Teguh ternyata memiliki latar belakang sarjana keguruan dari IKIP Malang. Saat kuliah, Mario Teguh memiliki komunitas yang diberi nama Mario Teguh Super Club (MTSC). Sebelumnya ia juga pernah berkarier sebagai seorang banker.
Kendati demikian, bakat menjadi motivator memang sudah terlihat sejak Mario Teguh duduk di bangku sekolah. Dia termasuk siswa yang pandai dan selalu optimistis dalam belajar.
Buktinya, saat duduk di bangku SMA, Mario Teguh berkesempatan untuk bersekolah di New Trier West High jurusan arsitektur pada tahun 1975 di Chicago, Amerika Serikat. Dia kemudian terbang ke Sophia University Jepang untuk belajar International Business dan belajar Operations Systems di Indiana University, Amerika Serikat dengan gelar MBA.
Baca Juga: Heboh! Mario Teguh Dimaki-maki Feni Rose 'Halalkan' Perebut Laki Orang
Setelah lebih dari sepuluh tahun berkarier di dunia perbankan, Mario Teguh memutuskan pensiun dini. Segudang pengalaman di bidang bisnis membuat Mario Teguh sering menjadi pembicara di program bisnis yaitu Bussiness Art di O’Channel pada 2007. Masa-masa itu pada akhirnya melatih Mario Teguh menjadi motivator yang luwes.
Buktinya Mario Teguh sukses membawakan acara Mario Teguh Golden Ways di salah satu saluran televisi swasta selama sepuluh tahun mulai 2006 hingga 2016. Acara tersebut melambungkan nama Mario Teguh di Indonesia dengan kata-kata andalannya, Super.
Kesuksesan acara itu membuat Mario Teguh menerima berbagai penghargaan. Pada 2010, Mario Teguh mendapatkan kehormatan untuk menerima penghargaan Satu dari 8 Tokoh Perubahan 2009 Versi Republika.
Di tahun yang sama juga menerima penghargaan dari Museum Rekor Indonesia sebagai Motivator dengan Halaman Penggemar Facebook Terbesar di Indonesia.
Sayangnya kehidupan rumah tangga Mario Teguh tak semulus kariernya. Tahun 1993 Mario Teguh menikahi Lianna Teguh yang memberinya dua buah hati yakni Audrey Teguh dan Marco Teguh. Puluhan tahun hidup berbahagia, rumah tangga Mario Teguh sempat ditempa isu miring.
Berita Terkait
-
Profil Adelia Lontoh, Istri Duta Sheila on 7 yang Tetap Awet Muda
-
Profil Kim Bum, Obati Kerinduan Fans Lewat Drama Law School
-
Dapat Komentar Buruk Saat Live Streaming, Mario Teguh Beri Jawaban Pedas
-
Rizki DA Tak Punya Uang, Bingung Biayai Persalinan Nadya Mustika
-
Profil Gong Myung, Curi Perhatian di MV Terbaru Kyuhyun
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Mad World: Kolaborasi Hard Lights dengan Musisi Kelas Dunia Bergaya Techno Crossover
-
Gisella Anastasia Perdana Main Sinetron, Langsung Jadi Tokoh Utama
-
Keliling Lima Kota, Soundrenaline 2026 Tawarkan Cara Baru Menikmati Festival Musik di Indonesia
-
Davina Karamoy Korban Hanania Travel, Uang Rp164 Juta untuk Daftar Haji Terancam Lenyap
-
Heboh Jennifer Coppen Tenggak Alkohol di Pernikahan, Eks Pegawai Hotel Ungkap Fakta Mengejutkan
-
Bukan Sekadar Komedi, Ananta Rispo Tampil Beda dalam First Look Film Ketok Mejik
-
Toy Story 5: Saat Woody Menua dan Terancam Terlupakan oleh Gawai Bonnie
-
Bintangi Film Tanah Sengketa, The Virgin Berani Tampil Beda
-
Follow Me (No Escape): Ketika Konten Viral Berujung Maut, Malam Ini di Trans TV
-
Kenapa Sarwendah Bercerai dari Ruben Onsu? Kini Kisruh Hak Asuh Anak