Suara.com - Tsania Marwa akan melakukan penjemputan kedua anaknya dari rumah Atalarik Syach, Kamis (28/4/2021). Dalam eksekusi tersebut, Tsania akan didampingi dari pihak kepolisian, Pengadilan Agama Cibinong, hingga militer.
Hal tersebut diungkap pengacara Tsania Marwa, Herdyan Saksono. Dia memastikan bahwa kliennya akan ikut dalam eksekusi tersebut.
"Kemungkinan besar sih iya (Tsania Marwa ikut jemput anaknya)," ujar Herdyan Saksono saat dihubungi Suara.com melalui sambungan telepon, Rabu (28/4/2021).
"Nanti bersama Komando Distrik Militer (Dandim) dan Kapolres Cibinong, Satpol PP, Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) dan pihak pengadilan sendiri sebagai eksekutornya," tutur Herdyan Saksono.
Menurut Herdyan, eksekusi tersebut berlangsung pada pukul 10.00 WIB di kediaman Atalarik Syach. Nantinya, Tsania ditemani pihak Pengadilan Agama Cibinong untuk menjemput kedua anaknya.
"Paling lambat jam 10 pagi sudah dijalankan," kata Herdyan Saksono.
Sebelumnya Pengadilan Negeri Cibinong memberikan keputusan hak asuh anak jatuh ke tangan Tsania Marwa pada 17 Februari 2021.
Tsania Marwa tidak bisa bertemu buah hatinya selama satu tahun lamanya. Terakhir bertemu anaknya yang bernama Syarif pada Maret 2020.
Baca Juga: Besok, Tsania Marwa Didampingi Jurusita Ambil Paksa Anak di Rumah Atalarik
Setelah Maret 2020 dia tak dapat bertemu anak-anaknya karena pandemi Covid-19. Tsania Marwa biasanya menemui anak-anak di sekolah.
Berita Terkait
-
Tsania Marwa Masih Tak Menyangka Diizinkan Masuk ke Rumah Atalarik Syach Bertemu Anak
-
9 Tahun Terhalang, Tsania Marwa Akhirnya Bisa Masuk ke Rumah Atalarik Syach dan Rayakan Ultah Anak
-
Ulang Tahun, Atalarik Syach Malah ke Pengadilan Terkait Kasus Sengketa Lahan
-
Ngotot Merasa Tak Serobot Tanah Orang, Atalarik Syach Sebut Uang Tebusan Rp850 Bukan Idenya
-
Rumah Nyaris Hilang! Atalarik Syach Lawan Balik Eksekusi Lahan yang Janggal!
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Siswi Korban Bully Diminta Uang Damai Rp200 Juta, Orangtua Pelaku Diduga Anggota DPRD Bekasi
-
Viral Perempuan di Lebak Suruh Terduga Pencuri Parfum Sumpah Sambil Injak Alquran
-
Plot Twist! Ananta Rispo Ketemu Polisi yang Mirip dengannya saat Lapor Kehilangan Helm
-
Viral Wagub Kalbar Tantang Dedi Mulyadi Pimpin Daerahnya: Kalau Bisa Kucium Lututnya
-
Siswa SMP di Siak Tewas saat Ujian Praktik, Hasil Penyelidikan Polisi Dinanti
-
Padahal Anak, Michelle Ashley Tak Tahu Rumah Pinkan Mambo
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
DJ Bravy Sering Keluar Masuk Islam
-
Terlapor Dijadikan Mesin ATM, Sisi Lain Kasus Pernikahan Sesama Jenis di Malang
-
3 Dekade Berkarya, ADA Band Rilis 'Selalu Ada': Refleksi tentang Kehadiran dan Perpisahan