Suara.com - Randi Bachtiar suami Tasya Kamila divonis kanker getah bening stadium 2. Pria 30 tahun ini menjalani sejumlah perawatan guna mengobati penyakitnya.
Tindakan dilakukan sejak Januari 2021 dimulai dari operasi thorax, empat kali kemoterapi dan 10 kali radiasi.
"Rencana radiasi 25 kali," kata Tasya Kamila dirumahnya kawasan Cinere, Depok pada Senin (10/5/2021).
Radiasi dan kemoterapi dilakukan guna mengangkat sisa tumor di tubuh Randi Bachtiar. Sebab ternyata dari operasi di awal hanya 80 persen yang bisa diambil.
"20 persen nggak bisa dikeluarin karena terlalu berisiko. Sudah menempel di organnya Randy, di saraf, pembuluh darah besar, jadinya terlalu berisiko untuk mengeluarkannya," papar penyanyi 28 tahun ini.
Proses radiasi dan kemoterapi berjalan lancar dan berefek pada tumor di tubuh Randy Bachtiar.
"Masih ada (tumor) tapi sudah berkurang hampir setengahnya. Jadi sudah kecil banget. Tinggal radiasi makanya," tutur Tasya Kamila.
Efek lain dari perawatan ini adalah menghilangnya gejala awal yang dirasakan Randi Bachtiar. Sebelumnya bapak satu anak ini mengalami batuk dan tubuhnya gatal-gatal.
Baca Juga: Suami Tasya Kamila Jalani Operasi Thorax, Kemoterapi hingga Radiasi
"Randi tu miracle banget. Tadinya ada gatel parah, begitu tumornya keluar hilang," ucap Tasya.
"Batuknya juga berkurang. Karena sebelumnya per lima menit, batuknya bisa tiga kali," imbuh pelantun "Libur T'lah Tiba" ini.
Kondisi membaik ini juga membuat Randi Bachtiar menjalani perawatan di rumah. Selain masih harus radiasi, ia harus menjaga makanannya.
"Makan daging merah bagus karena meningkatkan sel darah putih, pantangan nggak ada tapi ada makanan yang disarankan juga seperti jamur," tutur Randi Bachtiar.
Berita Terkait
-
Disorot soal Kontribusi LPDP, Tasya Kamila Minta Maaf dan Bahas Pajak
-
Tasya Kamila Sampaikan Permintaan Maaf Terkait Unggahan Kontribusi LPDP, Kini Singgung Pajak
-
Tasya Kamila Dihujat Usai Pamer Laporan Pengabdian, Siapa Saja Artis Penerima LPDP?
-
Akun TikTok Ini Kritik Kontribusi Tasya Kamila Sebagai Alumni LPDP Selevel Ibu-Ibu PKK: Sampah!
-
6 Artis Penerima Beasiswa LPDP, Ada Tasya Kamila hingga Isyana
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Plus Minus Naik Transportasi Umum di Jakarta
-
Terdampak kemarau, Ratusan Titik di Banten Kekurangan Air Bersih
-
Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen