Suara.com - Suami Tasya Kamila, Randi Bachtiar baru sembuh dari kanker getah bening yang diidapnya sejak Oktober 2020. Dokter pun menyarankan Tasya Kamila untuk memantau asupan makanan sang suami agar penyakitnya itu tidak kambuh.
"Pemicu kanker balik itu kalau ada pelemakan di hati, kalau overweight bisa balik lagi kankernya," beber Tasya Kamila dalam jumpa pers virtual, Sabtu, (24/7/2021).
"Jadi harus kurangin makanan fast food dan mengandung kimia, penguat rasa, itu harus dikurangin," lanjutnya.
Kemudian, konsumsi daging merah sebaiknya dihindari dalam kasus kanker. Namun, untuk Randi Bachtiar hanya dibatasi.
"Katanya cancer kan nggak boleh daging, karena goalnya meningkatkan imunitas limfosit dan leukosit, dokter membolehkan dia (makan daging) dia harus konsumsi protein hewani," jelas Tasya Kamila.
"Kalau untuk daging-daging gitu dia bolehnya satu minggu satu kilogram," sambungnya lagi.
Tasya Kamilan menyebut alternatif sang suami mendapat protein hewani adalah dari ikan dan putih telur. Sebab, segala jenis ikan disarankan untuk dikonsumsi.
"Kalau untuk ikan itu bebas, putih telur dia disuruh perbanyak, limfosit dan leukositnya kan rendah harus di push sama imodulator alami kayak jamur-jamuran dan protein hewani," tuturnya.
Lebih lanjut, Randi Bachtiar juga harus terlindung dari karsinogen. Karsinogen sendiri adalah zat yang bisa memicu pertumbuhan sel kanker.
Baca Juga: Suami Tasya Kamila Sembuh dari Kanker Usai 4 Kali Kemoterapi
Zat ini biasanya terdapat pada rokok, asap rokok, bahan makanan yang terkontaminasi pestisida, limbah industri, atau logam berat. Juga bahan pengawet atau pewarna makanan.
"Kalau yang nggak boleh itu yang mengandung karsinogen dan fast food kalau bisa dihindari," terang Tasya Kamila.
Seperti diketahui, suami Tasya Kamila dinyatakan sembuh dari kanker usai menjalani 4 kali kemoterapi dan 25 kali radiasi. Ia menjalani perawatan tersebut sejak dioperasi pada Januari lalu.
Berita Terkait
-
Disorot soal Kontribusi LPDP, Tasya Kamila Minta Maaf dan Bahas Pajak
-
Tasya Kamila Sampaikan Permintaan Maaf Terkait Unggahan Kontribusi LPDP, Kini Singgung Pajak
-
Tasya Kamila Dihujat Usai Pamer Laporan Pengabdian, Siapa Saja Artis Penerima LPDP?
-
Akun TikTok Ini Kritik Kontribusi Tasya Kamila Sebagai Alumni LPDP Selevel Ibu-Ibu PKK: Sampah!
-
6 Artis Penerima Beasiswa LPDP, Ada Tasya Kamila hingga Isyana
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas