Suara.com - Potret terkini warung mi ayam Lesti Kejora menunjukkan beberapa perubahan dibandingkan beberapa waktu. Hal ini diketahui dari unggahan Rizky Billar saat pulang ke kampung halaman kekasih yang akan dinikahinya pada 19 Agustus 2021 mendatang itu.
Ini jadi kunjungan Billar yang pertama kalinya ke kampung halaman sang kekasih di Cianjur. Setibanya di sana, Rizky Billar tak mau menyia-nyiakan kesempatan untuk berkeliling dan ‘napak tilas’ ke tempat-tempat yang bersejarah dalam kehidupan Lesti Kejora.
Salah satu tempat itu apa lagi kalau bukan warung mi ayam yang jadi sumber penghasilan di rumah Lesti. Nah, warung ini sudah mengalami berkali-kali renovasi dan bahkan kini sudah pindah lokasi. Seperti apa penampakannya? Yuk, lihat potret terkini warung mie ayam Lesti Kejora yang sudah dirangkum dari Youtube Rizky Billar berikut ini!
1. Jalan yang ditempuh ke rumah Lesti Kejora
Sebelum sampai ke warung mie ayam, Billar dan Lesti harus menempuh 6-7 jam perjalanan dari Kota Cianjur ke Cianjur Selatan karena melewati ruas jalan yang rusak. Aspal berlubang dan menjadi genangan air akibat hujan.
2. Sawah menghijau sejauh mata memandang
Rombongan Rizky Billar dan Lesti Kejora sempat melewati area tebing longsor. Tak lama setelah itu, jalanan yang mereka lalui adalah bentangan sawah yang memanjakan mata.
3. Sampai di warung mie ayam Lesti Kejora
Sampai di kampung halaman Lesti Kejora, Rizky Billar mengajak sang kekasih untuk menengok warung mie ayam milik keluarga Lesti. Warung mie ayam itu dulunya berada persis di teras rumah Lesti.
Baca Juga: 4 Rangkaian Acara Jelang Pernikahan Lesti Kejora dan Rizky Billar, Ada Upacara Adat
4. Pindah ke seberang
Mulanya, ibunda Lesti yang berjualan mie ayam. Namun, kini usaha tersebut sudah dipindahtangankan ke tante atau adik dari ibunda Lesti Kejora karena keluarga Lesti sudah pindah ke Jakarta.
Itu juga jadi salah satu alasan mengapa warungnya pindah ke seberang—karena mengikuti pemilik yang sekarang. Area warungnya pun terpisah dengan rumah induk.
5. Tulisan mie ayam di belakang
Untuk memperjelas bahwa itu memang warung mi ayam, ada tulisan “Mie Ayam” yang dibuat dari kayu yang dicat hijau.
6. Bangku panjang untuk makan di tempat
Di situ juga terdapat dispenser air minum. Dispenser diletakkan di sebelah meja pelanggan. Bangku panjang juga diletakkan di situ bagi yang mau makan di tempat.
Itu dia potret terkini warung mi ayam Lesti Kejora. Bagaimana, minat berkunjung ke sana?
Kontributor : Chandra Wulan
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Bangkit dari Persahabatan SMA, This is EQUAL Resmi Debut Lewat EP Kirei
-
Bebizie Pamer Jabatan Baru, Tapi Visi-Misinya Cuma Sebatas Makeup dan Hairdo!
-
Venom: Ketika Tom Hardy Berbagi Tubuh dengan Parasit Luar Angkasa, Malam Ini di Trans TV
-
Kisah Anas Fikry dan Risky Adelia Membangun Konten Berbasis Kejujuran dan Aksi Sosial
-
Sineas Muda Soroti Akses Layar Bioskop, Menekraf Janji Perkuat Ekosistem Film Nasional
-
GJF International 2026: Menikmati Musik Jazz Berasa di Eropa
-
Pulang Kampung Setelah Sukses Go Internasional, Icha Yang Disambut Meriah di Jember
-
Pendidikan Mufli Budi Ananda, Asisten Raffi Ahmad Kini Jadi Komisaris
-
Dari Tulus hingga Hindia, Sunset di Kebun Tawarkan Pengalaman Festival Musik di Tengah Ruang Hijau
-
Andai Waktu Bisa Diulang Kembali: Dilema Davina Karamoy Antara Cinta dan Kehormatan