Suara.com - Band Bagindas hampir tidak jelas nasibnya karena dirundung berbagai persoalan. Mulai dari hengkangnya Mike sebagai pencipta lagu, hingga personel lain yang sibuk dengan proyek solo masing-masing.
Tapi rupanya, kondisi Bagindas membuat prihatin musisi sekelas Pay Burman alias Pay BIP. Hingga akhirnya, gitaris BIP ini memberi tiga buah lagu untuk band yang kini beranggotakan Andra (vokal), Ferry (gitar) Wendy (bass) dan Ivan (drum).
Lantas, apa yang membuat Pay dengan baik hati mau "menolong" pemilik hits "Sendiri Lagi" ini?
"Di sebuah acara gue lihat Andra nyanyi dengan Ipang lagu 'Egomu', punya gue juga. Gue lihat keren. Hebatnya, video itu sudah ditonton 18 ribu viewers di Instagram," kata Pay.
Dari situ, Pay penasaran dengan Andra dan mengorek soal Bagindas. Dari keterangan Andra, Pay tahu banyak soal kondisi Bagindas hingga mantan gitaris Slank ini berniat membantu dan menyebarkan tiga buah lagu.
"Rupanya mungkin Bagindas lagi ada proses dinamika di dalam tubuh mereka, di mana mereka juga sebenarnya pingin rekaman lagi, lagu baru. Kebetulan gue punya lagu, ada tiga lagu. Gue lihat dia nyanyinya ok waktu itu. Gue langsung punya gambaran, kalau lagu gue cocok banget dengan Bagindas," imbuh Pay.
Setelah melalui diskusi panjang, Pay BIP dan Bagindas pun sepakat untuk rekeman tiga buah lagu karya Pay. Dua pihak pun sangat senang dengan hasil dari kerja sama ini.
"Gue harap sih, kerja sama ini dapat menghasilan sebuah karya yang segar lagi buat musik Indonesia," tutur Pay berharap.
Bagi Pay, Bagindas adalah grup band yang sudah terbentuk, memiliki pasar sendiri, dan didukung personel yang hebat.
Baca Juga: Ditinggal Mike, Bagindas Tak Akan Cari Gitaris Pengganti
"Mereka sangat potensial, terlebih gue tahu sebenarnya basic bermusik mereka bukan di genre pop melayu. Buat gue mereka ini harus berkarya dari hati dan back to basic-nya mereka. Guw punya lagu yang cocok buat mereka, gue yakin dengan potensi yg mereka punya, mereka bakal bisa bangkit," kata Pay.
"Sayang mereka sudah berjuang beberapa tahun dan meramaikan industri musik tanah air. Kalau harus bubar karena perbedaan prinsip salah satu personal sayang banget," tutur Pay.
Berita Terkait
-
Rayakan Lebaran Mewah di Hotel Area Kuningan Jakarta dengan Promo Pay 1 Get 2
-
Review Film CAPER: Amanda Manopo Ungkap Sisi Kelam Teror Pinjol Ilegal
-
5 Film Baru Sambut Akhir Pekan, Ada Human Resource hingga I Was A Stranger
-
Film Checkout Sekarang, Pay Later: Bukan Sekadar Urusan Pinjol, Tapi Misi Mata-Mata Penuh Komedi
-
Kembali Jadi Kakak Fajar Sadboy di Film, Amanda Manopo: Bisa Diganti Gak Sih?
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup