Suara.com - Kondisi Tukul Arwana makin membaik setelah menjalani operasi pendarahan otak di RS PON, Cawang, Jakarta Timur. Tindakan ini dilakukan pada Kamis (23/9/2021).
Empat hari setelah operasi, Tukul Arwana sudah dalam keadaan sadar. Meski belum banyak bisa bergerak, sang komedian telah memberikan respons saat dipanggil.
"Penyembuhan, berdasarkan masa akutnya sekitar 21 hari," kata dokter Dokter Sardiana Salam saat menggelar jumpa pers virtual, Senin (27/9/2021).
Selain memantau kondisinya, dokter juga akan melakukan terapi pada Tukul Arwana. Tindakan ini diprediksi membutuhkan waktu selama berbulan-bulan, tergantung pula tingkat perkembangan kondisi komedian 57 tahun itu.
"Kedepannya akan memberikan pelatihan fisoterapi hingga terapi syaraf. Itu akan diberikan selama tiga bulan," imbuh sang dokter.
Rizky Kimun, manajer Tukul Arwana sebelumnya juga mengatakan host One Man Show itu akan menjalani fisioterapi.
Tindakan ini adalah perawatan medis yang dilakukan untuk membantu mengembalikan fungsi dan gerakan tubuh seseorang akibat luka, sakit atau hilangnya kemampuan tubuh.
"Oh treatment penyembuhan yang saya dengar dari dokter adalah akan melakukan fisioterapi. Mungkin juga bisa pakai obat-obatan, setelah penyembuhannya," kata Rizky Kimun, ditemui Rumah Sakit Pusat Otak Nasional, Cawang, Jakarta Timur, Sabtu (25/9/2021).
Salah satu obat yang diberikan adalah anti hipertensi. Ini merujuk pada penyakit awal yang ditemukan saat Tukul Arwana dilarikan ke IGD.
Baca Juga: Berawal Hipertensi, Dokter Temukan Pendarahan di Otak Tukul Arwana
Rizky Kimun pun telah membatalkan pekerjaan Tukul Arwana untuk sementara waktu. Sebab kini hal terpenting adalah kesehatan sang artis.
"Untuk saat ini banyak pekerjaan yang ditunda dulu, bahkan kita cancel job semua," kata manajer Tukul Arwana.
Kedepannya pun, ia akan sangat membatasi pekerjaan Tukul Arwana. Ini guna menghindari hal-hal yang tak diinginkan kembali terjadi pada suami almarhumah Susi Similiki tersebut.
Berita Terkait
-
Indonesia Datangkan Dokter Korsel Hong Jung Gi, Tingkatkan Level Penanganan Cedera Olahraga
-
Gaya Hidup Sehat dan Aktif Makin Jadi Pilihan Masyarakat Modern Indonesia
-
Gaya Hidup Sedentari Tingkatkan Risiko Gangguan Muskuloskeletal, Fisioterapi Jadi Kunci Pencegahan
-
Vega Darwanti Ungkap Kondisi Terkini Tukul Arwana
-
Kondisi Terkini Tukul Arwana Usai Rayakan Ultah ke-62, Disebut Makin Gemuk dan Semringah
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga