Suara.com - Devano Danendra menjadi korban online shopping. Uang jutaan rupiah yang semula ingin dibelikan baju pun raib.
Peristiwa ini bermula saat Devano Danendra iseng membuka Instagram. Ia tak sengaja melihat iklan yang menjual baju berupa jaket dan sweater.
"Aku lihat followersnya banyak, sepertinya menjanjikan," kata Devano Danendra saat berkunjung ke redaksi Suara.com di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.
Karena penasaran dan tertarik dengan barang yang dijual online shop tersebut, Devano Danendra akhirnya membeli beberapa buah baju.
"Totalnya Rp 2,5 juta. Itu sudah sama asuransinya," kata putra Iis Dahlia ini.
Namun setelah beberapa hari menunggu, barang tersebut tak kunjung tiba. Sampai akhirnya Devano Danendra menyadari ia baru saja tertipu online shop.
Devano Danendra lantas mengadukan masalah itu kepada orangtuanya. Tak bisa ditepis, remaja 19 tahun itu menjadi sasaran omel.
"Orangtua itu didikan jaman dulu, apalagi papaku. Kalau uang itu ya gitu, dimarahin banget. Nggak pernah ada yang sabar ya," tuturnya menjelaskan.
Meski begitu, orangtua Devano Danendra tetap membantunya mengurus masalah itu. Rencana awal, mereka hendak melaporkan ke polisi.
Baca Juga: Rumah Mewah Iis Dahlia Bocor, Devano Danendra Maklum: Itu Hal Wajar
Namun sang kakak, Salshadilla Juwita lebih dulu mengunggah informasi adiknya tertipu online shop.
"Awalnya nggak mau ngumbar, posting. Karena niatnya mau lapor dulu ke cyber crime, baru kalau keciduk nih.
Tapi si kakak sudah posting," jelasnya.
Devano Danendra sebenarnya menyadari ia harus melakukan kroscek lebih dulu. Namun karena antusias membeli barang tersebut, sehingga proses itu terlewatkan.
"Apes banget. Aku tau untuk mengerjakan sesuatu di cek dulu, rekening, track record. Cuma memang gatel kan, penasaran," ucapnya.
Hal ini menjadi pengalaman berharga untuk Devano Danendra. Sebab ia baru pertama kali menjadi korban penipuan online shop.
Ia pun pada akhirnya mengikhlaskan uang yang sudah raib karena penipuan online shop tersebut.
"Pengin belanja sekali, tapi tertipu. Ya, ini pelajaran buat aku," pungkasnya.
Berita Terkait
-
99+ di Keranjang, tapi Mengapa Kita Tetap Belanja dari Kolom Pencarian?
-
Cek Harga Lewat DM: Praktik Janggal yang Bikin Calon Pembeli Kabur
-
Sampai Capek Nangis, Salshadilla Juwita Curhat Jadi Korban Perselingkuhan
-
Devano Curhat Pilu Film Caper Tak Laku di Bioskop, Totalitas Tak Terbalas
-
Iis Dahlia Buka Suara usai Devano Ubah Nama, Pastikan Tak Ada Unsur Mistis?
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Dari Bali hingga Sumatra, Main Hakim Sendiri Kian Marak: Krisis Kepercayaan atau Efek Populisme?
-
Prediksi Skor, Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026
-
Kurir Sabu Berkedok Kondektur Bus Ditangkap, Barang Bukti Disembunyikan di Botol Permen
-
Mati Listrik di Cirendeu Sudah Pulih, PLN Ungkap Penyebabnya
-
Minky Momo Rilis OVA Baru, Soroti Kekuatan Mimpi dan Harapan di Era Digital
-
Kronologi Kakek 70 Tahun Tewas Saat Kencan di Hotel Parangtritis
-
Kapan TKA SMA 2026 Dilaksanakan? Simak Jadwal dan Ketentuan Resminya
-
Muktamar NU 2026 di Jombang, Hatim Gazali Dorong Lahirnya Pemimpin Berintegritas
-
Listrik Padam, Peternak Ayam Rugi Ratusan Juta, Kantor PLN Palangka Raya Disegel
-
Lagi! Guru Ngaji di Sukabumi Diduga Pelaku Pencabulan, Modusnya Bikin Geleng-geleng