Suara.com - Kasus guru memerkosa 12 santriwatinya di sebuah pesantren di Bandung menjadi perhatian banyak orang, termasuk artis Arie Untung. Suami Fenita Arie ini menyayangkan hal ini, karena pelaku memanfaatkan pesantren untuk melakukan akis bejatnya.
Ungkapan kekesalan Arie Untung itu diluapkan melalui Instgaram. Lelaki 45 tahun ini mengunggah foto tangkapan layar mengenai berita pemerkosaan guru terhadap 12 santrinya, dari sebuah berita online.
Menurut Arie Untung, si guru yang diketahui bernama Herry Wirawan memang sangaja berniat melakukan hal yang tak baik dari pontensi sebuah pesantren.
"Tumbuh suburnya pesantren di Indonesia sudah berkembang sampai 30 ribu. Makanya melihat potensi ini ada saja satu dua yang memanfaatkan untuk pura-pura jadi pesantren biar bisa meluapkan syahwat begini," tulis Arie Untung di captio fotonya.
Arie Untung pun menghimbau kepada para orangtua untuk lebih berhati-hati dalam memilih sebuah pesantren. Karena di situ biasanya anak-anak dititipkan hingga bertahun-tahun lamanya.
"Mesti lebih selektif lagi memilihkan tempat untuk menitipkan anak-anak kita. Telusuri dulu afiliasinya kemana, apakah itu benar? Apa cuma status Facebook-nya saja dari pelaku," ujar Arie Untung.
Arie Untung juga mengingatkan, agar orangtua tidak menyekolahkan anaknya di pesantren karena alasan murah.
"Harga relatif kalau mampu cari tempat yang terbaik secara fasilitas. Karena ini buat anak kita, harta kita nanti akan ditanya, kemana dihabiskan. Kalau belum mampu telisik detail sanad keilmuan guru-gurunya, banyak pesantren-pesantren hebat yang hidup dari wakaf orang-orang baik, tapi kalau ada yang nawarin gratis, cek-ricek dulu ya," sambungnya.
Meski kejadiannya di lingkup pesantren, Arie Untung menilai hal tersebut tidak akan mencoreng dunia pendidikan pesantren. Pasalnya saat ini pesantren yang berkualitas sangat banyak.
Baca Juga: Keluarga Santri Korban Herry Wirawan Ungkap Awal Mula Kasus Terbongkar
"Tapi apakah ini mencoreng pesantren? Engga tuh. Beda jumlah yang berkualitas sama yang abal-abal begini," tuturnya
Di akhir tulisan mantan VJ MTV itu berharap pelaku predator bisa segera tobat. "Mudah-mudahan cepet tobat nih orang, entah apa jurusannya memang salah ya manusianya," tutur Arie Untung.
Berita Terkait
-
PKB Soroti Penurunan Jumlah Santri, Ijtima Ulama Bahas Masa Depan Pesantren
-
Sering Dimintai Keterangan, Korban Kebakaran Ponpes Lombok Tengah Alami Tekanan Psikologis
-
Kuasa Hukum Sebut Kematian Santri di Lombok Murni Kecelakaan, Bantah Ada Unsur Kesengajaan
-
Tragedi di Balik Tembok Pesantren: Mengurai Kasus Santri Dibakar di Lombok
-
Kementerian HAM Kawal Kasus Pembakaran Tiga Santri di Lombok, Dorong Pemulihan Korban
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim