Suara.com - Putri Marino mendapat banyak pujian berkat aktingnya yang memukau di serial Layangan Putus. Bahkan, serial tersebut menjadi salah satu tontonan paling fenomenal dalam beberapa waktu belakangan ini.
Penampilan apik Putri Marino di serial yang juga dibintangi Reza Rahadian dan Anya Geraldine sebenarnya bukan sesuatu yang mengejutkan. Apalagi, istri Chicco Jerikho ini sempat diganjar Piala Citra sebagai Artis Terbaik lewat film Posesif. Namun di setiap film atau serial, pasti memiliki tantangan tersendiri.
Lantas, apakah tantangan terberat Putri Marino di serial Layangan Putus? Tak disangka, bagian terberat menurutnya adalah ketika Putri yang memerankan Kinan bertengkar hebat dengan Aris (Reza Rahadian).
Adengan tersebut menjadi salah satu adegan paling fenomenal di Layangan Putus. Orang-orang mengingatnya dalam dialog, "it's my dream, not hers".
"Sebenarnya semua adegan itu menantang. Tapi yan, 'it's my dream not her' itu salah satu terberat. Udah gitu grammernya kan salah. Aku nyebutnya 'her', seharusnya 'hers'," kata Putri Marino, saat live Instagram bersama Reza Rahadian, Senin (10/1/2022).
Begitu juga ketika harus melakukan adegan yang menguras emosi. Putri Marino dan Reza Rahdian biasanya saling menjaga jarak, untuk memelihara emosi tersebut.
"Kalau adegan kayak gitu, aku memilih sendiri dulu, melipir dulu karena berat. Sebelum melakukan adegan menguras emosi, kami saling diam dulu, saling kasih space (ruang) masing-masing," tutur Putri Marino.
Sementara itu, Putri Marino mengaku sangat bangga bisa terlibat dalam serial Layangan Putus. Salah satu alasannya ia mau menerima bermain di serial ini karena ada nama Reza Rahadian.
"Aku happy banget karena memang impian aku main kerja sama Mas Reza. Pas dikasih skrip, main sama Mas Reza, aku langsung ok. Selama di sini, Mas Reza juga membantu aku, suportif banget," imbuh Putri Marino memuji Reza Rahadian.
Baca Juga: Apa itu Cappadocia, Tempat yang Jadi Mimpi Kinan di Series Layangan Putus?
Berita Terkait
-
Laut Bercerita Akhirnya Difilmkan: Sebuah Pengingat Akan Luka yang Belum Usai
-
Pesona Tragis Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck: Kisah Pilu Hayati-Zainuddin
-
Efek 'Semua Akan Baik-Baik Saja': Film Baim Wong Ini Sukses Bikin Penonton Minta Maaf ke Orangtua
-
Film Semua Akan Baik-Baik Saja dan Lelahnya Jadi Dewasa yang Harus Kuat
-
Baim Wong Ungkap Tantangan Satukan Aktor Besar di Film Semua Akan Baik-Baik Saja
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Sineas Muda Soroti Akses Layar Bioskop, Menekraf Janji Perkuat Ekosistem Film Nasional
-
GJF International 2026: Menikmati Musik Jazz Berasa di Eropa
-
Pulang Kampung Setelah Sukses Go Internasional, Icha Yang Disambut Meriah di Jember
-
Pendidikan Mufli Budi Ananda, Asisten Raffi Ahmad Kini Jadi Komisaris
-
Dari Tulus hingga Hindia, Sunset di Kebun Tawarkan Pengalaman Festival Musik di Tengah Ruang Hijau
-
Andai Waktu Bisa Diulang Kembali: Dilema Davina Karamoy Antara Cinta dan Kehormatan
-
Hadirkan Jirayut, Film Cek Khodam Padukan Unsur Mistis Lokal dan Komedi Khas Thailand
-
Gedebage Jazz Festival Naik Kelas, Evolusi Menuju Panggung Dunia
-
Lagu Baru Luqman Podolski 'Ayah' Ungkap Sisi Kelam Hubungan Keluarga yang Jarang Dibicarakan
-
Bukan Algoritma, Ini Sosok 'Pemain Baru' di Balik Lagu Viral TikTok yang Perlu Kamu Tahu