Suara.com - Marshel Widianto harus menerima resiko karena terseret kasus Dea OnlyFans. Seperti diketahui, Marshel sempat diperiksa karena terbukti membeli video syur Dea OnlyFans.
Akibatnya, Marshel Widianto harus kehilangan beberapa pekerjaan. Hal tersebut disampaikan oleh sang komika lewat unggahan media sosialnya baru-baru ini.
"Pihak managemen dan agency menginformasikan bahwa shooting 12 April mendatang, part Marshel ditiadakan dulu," bunyi chat yang disampikan kepada Marshel Widianto.
Alumnus SMKN 28 Jakarta ini mengungkap salah satu pekerjaan yang hilang tersebut merupakan sebuah acara favoritnya.
"Acara kesayangan aku padahal," kata Marshel Widianto dikutip dari Instagram @marshel_widianto.
Oleh karena itu, komedian asal Jakarta tersebut mengaku merasa sedih kehilangan pekerjaan di sebuah acara stasiun televisi favoritnya.
"Tapi, khusus yang satu ini, sedih banget aku tuh," ujarnya.
Selain itu, komedian berusia 25 tahun tersebut juga mengatakan banyak acara-acara di stasiun televisi lain yang ikut dibatalkan.
"Dan tahu enggak? Masih banyak lagi tahu yang cancel," ucapnya.
Kendati demikian, Marshel Widianto menegaskan siap dengan resiko yang akan diterimanya lantaran memborong video syur Dea OnlyFans.
"Tapi, gue siap dengan resikonya," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas