Suara.com - Kiwil sempat dirawat di rumah sakit beberapa waktu lalu karena infeksi virus yang diidapnya. Ia sempat demam tinggi hingga linglung dan pandangan matanya kabur.
Kiwil pun mengaku sakit ini adalah yang terparah selama hidupnya. Hal itu terjadi lantaran semua gejala yang dia alami membuat sekujur tubuhnya terasa sakit.
"Ini yang paling parah, waktu awal-awal gue udah berpikir wah gue mau mati ini. Yang dipikiran gue cuma sakaratul maut," kata Kiwil dikutip dari YouTube Starpro Indonesia.
Ketakutannya itu juga dipengaruhi oleh mimpi-mimpi buruk. Kiwil makin teringat kematian usai Kiwil bermimpi didatangi sosok sahabatnya yang telah lebih dulu meninggal dunia.
"Bahkan gue sempat terpikir iya kaya gitu ngebayangin (didatangi) almarhum Sapri. Gue sampai mikir apa Sapri juga ngalamin kayak gini," tuturnya.
Tak mau meninggal tanpa bekal, Kiwil lantas mengencangkan ibadahnya saat sakit. Ia memperbanyak doa dan dzikir.
"Sampai situ gue terus berdzikir istighfar, syahadat, itu aja yang gue lakuin, karena takut," kata Kiwil.
Namun, Kiwil mengaku sempat tak istirahat total karena bandel. Akhirnya, sakitnya semakin parah hingga ia terpikir sakaratul maut.
"Cuman emangnya gue bandel, disuruh istirahat total tapi 4 hari lalu dari Jakarta itu baru total, gue kebayangnya sakaratul maut, udah bawaannya mau minta maaf kemana-mana, karena udah nggak bisa ngapa-ngapain, buang air aja udah di celana," terang Kiwil.
Baca Juga: Sempat Dirawat di RS, Kiwil Ungkap Tubuhnya Digerogoti Banyak Virus
Terpikir nyawanya akan berakhir, Kiwil mulai memanggil semua keluarga serta kawan-kawannya untuk meminta maaf. Untungnya setelah mendapat pengobatan, kondisinya kini sudah jauh lebih baik.
"Sekarang alhamdulillah sudah jauh lebih baik, tinggal pemulihan. Kepala masih sakit," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, kondisi Kiwil terbaring dengan infus sempat menghebohkan publik. Kekinian diketahui, Kiwil mengidap beberapa infeksi virus usai sempat diduga alami DBD.
Beberapa virus menyerang tubuhnya mulai dari lambung, hingga paru-paru yang menyebabkannya alami peradangan.
Berita Terkait
-
Selain Fahmi Bo, Ini Deretan Artis yang Biaya Pengobatannya Dibantu Raffi Ahmad
-
Meggy Wulandari Galau, Suami Tak Tulus Sayang dengan Anak Tiri?
-
Bikin Merinding! Elly Sugigi Unggah Foto Olga, Jupe, Sapri, dan Mpok Alpa dalam 1 Frame
-
Billy Syahputra Selalu Ikut Gotong Keranda Jenazah Sahabat, Mulai dari Mpok Alpa hingga Sapri
-
Profil Eva Belisima, Mantan Istri Kiwil yang Surati Gubernur Kalbar Terkait Masalah Listrik
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
- 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Cegah Gugatan Berulang di MK, DPR Matangkan RUU Pemilu agar Lebih Sempurna
-
2 Juta Warga Tumpah Ruah di Madrid Sambut Timnas Spanyol Kampiun Piala Dunia 2026
-
Rupiah Paling Kuat se-Asia, Tembus Level Rp17.888 per Dolar AS
-
Jakarta IP Market 2026 Hadir untuk Mendorong Lahirnya Kolaborasi dan Peluang Bisnis Baru
-
Bukan Sekadar Anak Kiai, Indah Permatasari Ungkap Sisi Pemberontak di Film Ibadah dan Cinta
-
Biaya Lepas WNI Naik Jadi Rp5 Juta, Begini Reaksi Puan Maharani
-
Episode Gagal Bayar Korporasi RI Berlanjut
-
Literasi Digital: Keterampilan Baru yang Wajib Dimiliki Siswa
-
4 Fakta Situasi Terkini Mees Hilgers, Pelatih Sudah Angkat Tangan
-
Terowongan PLTA Meledak, 9 orang Tewas dan 27 Lainnya Terjebak di Pegunungan Himalaya