Suara.com - Status sebagai artis paling sukses di negeri sepertinya tidak membuat puas Raffi Ahmad. Sebab, suami Nagita Slavina ini merasa gagal menjadi cucu, anak, suami dan ayah yang baik untuk keluarganya.
Saat disinggung Ruben Onsu apa yang gagal dalam hidupnya, Raffi Ahmad mengaku kesuksesannya saat ini dibayar amat mahal. Imbas fokus pada pekerjaannya, waktunya untuk keluarga amat minim.
"Bukan gue bilang gagal ya, tapi yang belum berhasil mungkin keluarga, karena selama ini apa yang gue kejar. 20 tahun lebih gue kerja, orang bilang gue sukses, tapi ternyata ada yang ketinggalan," ujar Raffi Ahmad, mengutip dari YouTube MOP Channel, yang diunggah Selasa (21/6/2022).
"Waktu gue sama keluarga enggak ada, nenek gue sekarang sakit-sakitan. Terus gue lihat raut wajah ibu gue tiba-tiba sudah nenek-nenek, istri gue nih selama delapan tahun nikah, gue lebih banyak di kerjaan kali," katanya menyambung.
Raffi Ahmad menjelaskan, ia justru menjadi lebih sibuk sejak menikah. 24 jam waktunya lebih dari separuh dihabiskan di luar rumah, sehingga Nagita Slavina hanya mendapat dua hingga tida jam waktu bersama.
"Waktu buat dia pun enggak sebanyak untuk waktu gue buat kerjaan yang gila-gilaan ini. Gue syuting bisa sampai 12 jam, ketemu sama ibu gue, enggak bisa ketemu istri. Paling ketemu dua hingga tiga jam, hampir 20 jam gue di luar," imbuh Raffi Ahmad.
Padahal, segala harta kekayaan hingga ketenaran yang dimiliki Raffi Ahmad didapat dari dukungan keluarga tercintanya. Namun, jika menoleh ke belakang, keluarganya harus ia korbankan demi kesuksesan yang diraihnya saat ini.
"Kalau ngelihat ke belakang gue juga belum bisa menjadi bapak yang baik. Rafathar tiba-tiba sudah gede, sudah mau delapan tahun, sekarang ada yang kecil juga," ucap lelaki 35 tahun ini.
Oleh karena itu, Raffi Ahmad berencana memulai hidup yang betulan hidup di usia 40 nanti. Ia ingin santai bekerja dan lebih banyak menebus waktunya yang terbuang bersama keluarga.
Baca Juga: Baru Ketahuan, Raffi Ahmad Ternyata Beli Pesawat Saat Pandemi Covid: Murah Kok
"Mungkin gue bisa melakukan pengorbanan waktu buat keluarga (nanti)," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Kupas Tuntas RANS Milik Raffi Ahmad, Seberapa Menarik Prospek Sahamnya?
-
IPO RANS Dihadiri Haji Isam Hingga Boy Thohir, Ini Daftar Pemegang Sahamnya
-
Respons Raffi dan Nagita Soal Emiten RANS Dirumorkan Jadi Perusahaan Pencucian Uang
-
Gibran hingga Dito Ariotedjo! Daftar Pejabat, Menteri dan Jenderal di Lingkaran Bisnis Raffi Ahmad
-
Viral Raffi Ahmad Datangi Orozon di Batam, Siapa Pemilik Usahanya?
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan