Suara.com - Tatjana Saphira menjadi salah satu bintang dalam film Lara Ati. Perannya sebagai Ayu, sosok berparas bule tapi keturunan Jawa.
Meski memiliki tampang bule, kecintaan Ayu terhadap dunia seni terutama musik Jawa tidak hilang. Terbukti di salah satu scene, sosok yang menjadi teman Joko (Bayu Skak) bernyanyi lagu Jawa.
Ternyata untuk bisa menguasai logat Jawa, Tatjana Saphira memerlukan usaha keras. Sebab tidak mudah bagi artis 25 tahun itu melakoni karakter di film Lara Ati.
"Aku dengerin voice note, oh pelafalannya seperti ini. Itu adalah pr aku setiap malam untuk mendengarkan," kata Tatjana Saphira ditemui di Epicentrum, Jakarta Selatan pada Selasa (6/9/2022).
Tatjana Saphira menuturkan, waktu untuk belajar bahasa Jawa dan mendalami peran hanya dua minggu. Untuk itulah ia akan memaksimalkan waktu dengan banyak berbincang dengan Bayu Skak.
"Reading itu dua sampai tiga jam. Memahami cara ngobrol, dipahami arti kata-katanya, baru dirapihin dialeknya," papar Tatjana Saphira.
Totalitas Tatjana Saphira belajar bahasa Jawa bukan tanpa sebab. Selain ingin menyuguhkan sesuatu yang terbaik, ia juga tidak mau terjadi kesalahan dalam pengucapan.
"Takut kalau ada yang tersinggung atau gimana," terang bintang film Ghost Writer ini.
Nah, kalau anda penasaran seperti apa akting Tatjana Saphira sebagai bule Jawa, saksikan film Lara Ati di bioskop pada 15 September 2022.
Baca Juga: 6 Potret Pemain Sinetron Lokadrama Lara Ati, Sinetron yang menggunakan Bahasa Jawa
Selain Tatjana Saphira dan Bayu Skak, film karya Base Entertainment ini juga menghadirkan Sahila Hisyam, Keisya Levronka, Cicio Manassero hingga Beniditus Siregar.
Berita Terkait
-
Foufo Membuktikan Sci-Fi dari Indonesia Nggak Perlu Mengekor Hollywood
-
Ulasan Foufo: Kisah Persahabatan Alien Luar Angkasa dan Pengepul Rongsok
-
Horor Komedi Rasa Tragedi: Sekawan Limo 2 Berani Angkat Isu Sosial yang Sensitif?
-
212 Ribu Penonton Hari Pertama, Sekawan Limo 2: Gunung Klawih Pecah Rekor!
-
Baru 7 Bulan, Baby Andrew Anak Erika Carlina Debut Akting di Film 'LANDASAN' Besutan Bayu Skak
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Terdampak kemarau, Ratusan Titik di Banten Kekurangan Air Bersih
-
Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA