Suara.com - Kabidhumas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan mengumumkan bahwa kasus KDRT Rizky Billar telah dinaikkan dari tingkat penyelidikan ke penyidikan. Billar pun terancam menjadi tersangka dan ditahan polisi.
"Penyidik telah melakukan gelar perkara dalam kasus ini, dari hasil visum dan saksi-saksi, kasus ini dinaikin dari penyelidikan menjadi penyidikan," kata Endra Zulpan, saat ditemui di kantornya, Jumat (7/10/2022).
Endra Zulpan mengaku, dengan kasus ini dinaikkan ke tingkat penyidikan maka peluang Rizky Billar menjadi tersangka sangat terbuka.
"Iya kan sudah dinaikkan ke penyidikan, berarti sudah memenuhi unsur pidana. Nanti akan ditentukan oleh penyidik untuk status tersangkanya," ujar Endra Zulpan.
Begitu juga dengan kemungkinan Rizky Billar ditahan. Apalagi kasus ini ancaman pidananya 15 tahun penjara.
"Bisa (ditahan), ancaman hukuman lima tahun bisa dilakukan penanahan. Ada pertimbangan tertentu. Misalnya kita khawatirkan pelaku akan menghilangkan barang bukti, melarikan diri dan mengulangi kekerasan yang sama," imbuh Endra Zulpan.
"Karena hingga saat ini Lesti Kejora trauma dan ketakutan juga tidak berani kembali ke rumah bersama Rizky. Dia memilih tinggal bersama orangtuanya," katanya melanjutkan.
Sebelumnya, Endra Zulpan juga mengungkap hasil visum terhadap Lesti Kejora. Dari visum tersebut diketahui kalau Lesti mendapat tindakan KDRT oleh Billar di beberapa bagian tubuh, salah satunya di leher yang diduga akibat cekikan.
"Terdapat luka memar di bagian leher bagian depan disertai bengkak, lebam dan nyeri dan terdapat gangguan fungsi. Sehingga saat bersangkutan berobat ke RS Bunda pakai gips di leher akibat luka memar," ucap Endra Zulpan.
Baca Juga: Pernah Jadi Menantu Kesayangan, Intip 9 Potret Rizky Billar Bareng Orangtua Lesti Kejora
Berita Terkait
-
Rizky Billar Hasut Publik Report Akun Facebook Matamata.com Karena Dinilai Sebarkan HOAX
-
Dituduh Selingkuh dengan Asila Maisa, Rizky Billar Siap Polisikan Akun Penyebar Hoaks
-
Nama Lesti Kejora Dicatut untuk Dugaan Penipuan, Fans Diminta Jangan Berikan Data Pribadi
-
Publik Bosan Dengar Klarifikasi Rizky Billar Dituding Pria 'Mokondo' sampai Pamer Honor Sinetron
-
Ayah Lesti Kejora Tetap Hidup Sederhana di Kampung, Rizky Billar Bangga
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Sineas Muda Soroti Akses Layar Bioskop, Menekraf Janji Perkuat Ekosistem Film Nasional
-
GJF International 2026: Menikmati Musik Jazz Berasa di Eropa
-
Pulang Kampung Setelah Sukses Go Internasional, Icha Yang Disambut Meriah di Jember
-
Pendidikan Mufli Budi Ananda, Asisten Raffi Ahmad Kini Jadi Komisaris
-
Dari Tulus hingga Hindia, Sunset di Kebun Tawarkan Pengalaman Festival Musik di Tengah Ruang Hijau
-
Andai Waktu Bisa Diulang Kembali: Dilema Davina Karamoy Antara Cinta dan Kehormatan
-
Hadirkan Jirayut, Film Cek Khodam Padukan Unsur Mistis Lokal dan Komedi Khas Thailand
-
Gedebage Jazz Festival Naik Kelas, Evolusi Menuju Panggung Dunia
-
Lagu Baru Luqman Podolski 'Ayah' Ungkap Sisi Kelam Hubungan Keluarga yang Jarang Dibicarakan
-
Bukan Algoritma, Ini Sosok 'Pemain Baru' di Balik Lagu Viral TikTok yang Perlu Kamu Tahu