Suara.com - Seolah tak puas dengan pencapaian ditonton sebanyak 9,2 juta orang, KKN di Desa Penari kembali hadirkan versi terbaru yang akan dirilis di bioskop.
Versi terbaru ini adalah extended version dengan judul KKN di Desa Penari: Lewih Dowo Lewih Medeni. Hal tersebut terungkap lewat unggahan akun Instagram@kknmovie.
Disebutkan bahwa versi extended ini menayangkan lebih banyak adegan yang belum terungkap pada dua versi sebelumnya serta penambahan adegan baru.
Seperti diketahui, film yang diproduseri oleh Manoj Punjabi ini sudah merilis dua versi berbeda. Pertama adalah versi biasa yang dirilis di bioskop dan berhasil menyedot 9 juta lebih penonton. Sedangkan versi kedua adalah uncut version yang tayang secara streaming.
Nah, berikut sederet fakta film KKN di Desa Penari: Lewih Dowo Lewih Medeni yang sudah dihimpun dari berbagai sumber.
1. Durasinya Bertambah 40 menit
Fakta pertama dari versi terbaru KKN di Desa Penari adalah adalah penambahan durasi film. Sebelumnya film pertamanya berdurasi sepanjang 2 jam 10 menit, sementara teranyarnya, memiliki 40 menit tambahan adegan baru.
2. Kembali Syuting untuk Tambahan
Penambahan durasi selama hampir satu jam itu berupa materi baru yang dilakukan dengan proses syuting serta editing dari awal. Sehingga versi terbarunya bukan hanya sekadar menyisipkan adegan baru pada film lamanya karena proses editing dilakukan dari nol.
Baca Juga: Setelah 2 Versi, KKN di Desa Penari Siapkan Versi Baru untuk Akhir Tahun
3. Lebih Lengkap dan Menegangkan
Extended version dari KKN di Desa Penari: Lewih Dowo Lewih Medeni diklaim akan Lebih menegangkan. Tak hanya itu saja, cerita yang disajikan pun dijanjikan lebih lengkap dan panjang dari versi sebelumnya.
4. Ada Adegan Baru
Versi terbaru dari KKN di Desa Penari akan menayangkan 30 persen adegan baru dengan 70 materi lama yang tidak dimasukkan dalam film pertamanya. Menurut Manoj Punjabi sebagai produser, ada cukup banyak adegan yang belum dimasukkan dalam film pertama. Sehingga sudut pandang dalam versi anyarnya dijanjikan lebih luas.
5. Bentuk Fan Service
Awi Suryadi yang merupakan sutradara dari KKN di Desa Penari menyebut jika penayangan versi extended adalah bentuk dari fan service dari rumah produksi. Sehingga pihaknya pun memberikan tayangan yang spesial karena ada banyak dialog dan adegan yang selama ini belum diungkap ke publik.
6. Jadi jawaban Semua Pertanyaan Penonton
Lewat versi Lewih Dowo Lewih Medeni, semua pertanyaan yang selama ini membuat penonton penasaran akan terjawab. Salah satunya adalah terungkapnya karakter seorang kakek menggelengkan kepalanya pada Nur saat ia akan masuk ke area gamelan dalam film pertamanya. Sosok si kakek akan terungkap bersamaan dengan pertanyaan lain yang masih menggantung di versi pertamanya.
7. Rilis di Luar Negeri
Tak hanya akan dirilis di bioskop seluruh Indonesia, KKN Di Desa Penari Luwih Dowo, Luwih Medeni juga bakal diputar di luar negeri. Tepatnya di beberapa negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, hingga Brunei Darussalam.
8. Jadwal Tayang
KKN Di Desa Penari Luwih Dowo, Luwih Medeni dijadwalkan tayang serentak di bioskop Tanah Air pada 29 Desember 2022. Sebagaimana tercantum dalam poster resmi yang sudah dirilis oleh rumah produksi lewat akun resmi film KKN di Desa Penari.
Gimana penasaran dengan KKN di Desa Penari: Lewih Dowo Lewih Medeni yang akan tayang akhir tahun nanti?
Kontributor : Safitri Yulikhah
Tag
Berita Terkait
-
8 Rekomendasi Film Sambut Awal Tahun Baru 2025, Ada Ipar Adalah Maut
-
Cetak Sejarah! Ini 3 Film Terlaris Tissa Biani yang Tembus Jutaan Penonton
-
Agak Laen 2 Salip Film Pertama, Siap Lewati KKN di Desa Penari dan Jumbo
-
5 Konten Terpopuler Nessie Judge, Kini Viral Karena Kontroversi Junko Furuta
-
Jumbo Resmi Salip KKN di Desa Penari, SimpleMan Unggah Gambar Ilustrasi Badarawuhi dan Don
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Kasus Berbalik Arah, Cinta Ruhama Amelz Kini Dilaporkan Usai Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual 2017
-
Ayah Ungkap Kronologi Sebelum Bocah NS Dibawa ke RS dan Meninggal, Netizen Curigai Hal Ini
-
Usai Diinterogasi Polisi atas Meninggalnya Bocah NS, Ibu Tiri Nangis-Nangis Minta Maaf
-
Anak Meninggal Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Ayah Nizam Curigai Hubungan Istri dengan Anak Angkat
-
Kontribusi sebagai Alumni LPDP Dipertanyakan, Tasya Kamila Singgung Statusnya sebagai IRT
-
Ogah Budaya Nonton di Bioskop Punah, James Cameron Jegal Netflix Caplok Warner Bros
-
Siapa Fikri Yanda? Getol Bela Dwi Sasetyaningtyas di Polemik Hina Status WNI
-
Minta Maaf Sebut Sahur Ganggu Jam Tidur, Cut Rizki Tetap 'Dirujak'
-
Sinopsis Film Korea Omniscient Reader: The Prophecy, Penggemar Ahn Hyo Seop dan Lee Min Ho Merapat!
-
Band Legendaris Vicious Rumors Pecat Drummer, Gara-Gara Sering Repost Meme