Suara.com - Tasya Kamila berbagi pengalaman seputar kelahiran anak kedua. Ia melalui persalinan melalui caesar eracs.
Tasya Kamila awalnya berpikir, dengan metode ini, ia bisa dengan cepat kembali beraktivitas. Namun penyanyi 30 tahun itu mengalami muntah, pusing hingga muka yang gatal.
"Jadi setelah operasi, aku nggak dikasih obat anti nyeri yang standar eracs," kata Tasya Kamila di Instagram Story, Senin (2/1/2023).
Karena inilah, penyembuhan Tasya Kamila tidak bisa berlangsung dengan cepat.
"Ekspektasi yang katanya 2 jam bisa duduk, aku pas masuk ruang inap masih pusing," tutur istri Randi Bachtiar ini.
Bahkan Tasya Kamila sampai harus meminta bantuan suster untuk menegakkan badan. Kondisi ini membuat ibu dua anak itu merasa stres.
"Aku nangis-nangis, kenapa nggak bisa recovery cepat? Aku nggak bisa ke NICU nyamperin bayi," kata Tasya Kamila.
Kesedihan Tasya Kamila makin menjadi. Ia tidak bisa membantu sang suami mengurus anak pertama mereka, Arrasya Wardhana Bachtiar.
"Aku kasihan lihat Ndiq (suami) urus Arr tanpa dibantu aku," ujar Tasya Kamila dengan stiker wajah menangis.
Baca Juga: Masih di NICU, Tasya Kamila Sedih Belum Bisa Bertemu Anak Usai Melahirkan
Berita Terkait
-
Masih di NICU, Tasya Kamila Sedih Belum Bisa Bertemu Anak Usai Melahirkan
-
Tasya Kamila Muntah-Muntah Selama Persalinan Anak Kedua
-
Lahir Anak Kedua, Tasya Kamila dan Randi Bachtiar Ungkap Jenis Kelamin dan Nama Sang Bayi
-
Tasya Kamila Melahirkan Anak Kedua dengan Sesar ERACS, Apa Bedanya dengan Operasi Biasa?
-
Tasya Kamila Lahiran Anak Ke-2 Tepat Awal Tahun 2023, Melahirkan Operasi Cesar Pakai Metode ERACS
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam