Suara.com - Aji Yusman pernah memiliki pengalaman tidak menyenangkan dengan salah satu asurasi ketika ibunya meninggal dunia. Oleh karena itu, ia ogah membuat asuransi atau BPJS.
Kekinian, lelaki berusia 34 tahun itu mulai berubah pikiran. Bukan demi dirinya, semua keputusan itu akan dilakukan demi istri dan anaknya kelak.
"Aku pribadi tidak mau menggunakan fasilitas asuransi, tapi jika kemudian hari istri dan anakku akan lebih nyaman menggunakan itu (asuransi atau BPJS) aku akan lakukan," kata Aji Yusman dalam tayangan Pagi-Pagi Ambyar, Senin (6/2/2023).
Aji Yusman sadar tak bisa keras kepala memegang prinsipnya. Apalagi ternyata asuransi pendidikan amat penting untuk masa depan anak-anaknya.
"Aku memang sangat menghindari kalau asuransi kesehatan, pendidikan itu kelemahanku aku nggak pernah berpikir itu (asuransi pendidikan) dibutuhkan," jelasnya.
Aji Yusman juga sadar warganet pro kontra dengan keputusannya tak mau memiliki asuransi. Namun, diakuinya lebih banyak yang mendoakan dibanding komentar jahat.
"Alhmdulillah banyak yang mendoakan dibanding yang sebaliknya," tuturnya.
Sebelumnya, Aji Yusman juga menyebut selain pengalaman buruk soal asuransi kesehatan mendiang ibunya, dia juga tidak tertarik menggunakan asuransi atau BPJS karena percaya bahwa mati, hidup dan sakit itu berasal dari Tuhan.
Karena itu, Aji Yusman berpikir tak seharusnya membayar asuransi dalam jumlah besar, tetapi justru beramal sedikit.
Baca Juga: Dituding Jual Kesedihan Demi Tenar Lagi, Aji Yusman: Apapun Kulakukan Untuk Keluarga
"Lu bayar premi (asuransi) itu per bulan Rp 500 ribu. Pada saat salat Jumat, kotak amal masjid lu kasih Rp 2 ribu. Lu gantungin hidup lu sama siapa sebenarnya?" katanya di podcast Denny Sumargo beberapa waktu lalu.
Pemain "Inikah Rasanya" itu pun tak masalah harta bendanya habis untuk beramal sebagai bekalnya di akhirat.
Berita Terkait
-
Dituding Jual Kesedihan Demi Tenar Lagi, Aji Yusman: Apapun Kulakukan Untuk Keluarga
-
Anak Aji Yusman yang Putus Sekolah SD Kini Homeschooling, Dewi Perssik Bingung: Bukannya Mahal Biayanya?
-
Terpopuler Sepekan: Kiky Saputri Naik Pelaminan, Deva Mahenra-Mikha Tambayong Nikah Beda Agama?
-
Dulu Main FTV Bareng, Tya Ariestya Bantu Carikan Aji Yusman Kontrakan yang Lebih Layak
-
Bukan Operasi Caesar, Bayi Aji Yusman yang Sudah Meninggal Keluar Sendiri dari Rahim
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Napi Pekanbaru Kabur Dikejar ke Jakarta, Isu Iming-imingi Petugas Rp30 Juta Mencuat
-
Profil Mitchell Baker Bomber Keturunan Semarang-Yogya Harapan Baru Timnas Indonesia
-
BGN Siapkan Sistem Digital, Orang Tua Bisa Pantau Menu MBG
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
RUU Sisdiknas Dikritik, Wewenang Menteri Pilih Rektor Dinilai Ancam Demokrasi Kampus
-
Review Voicemails for Isabelle: Sebuah Arti Ketulusan Cinta yang Sejati
-
Review Viva Peeling Serum, Harga Rp20 Ribuan tapi Ampuh Bikin Wajah Glowing?
-
Dinamika atau Ancaman? Ini Kata Sekjen Golkar soal Kaesang Incar Kursi DPR di Jateng
-
Starting XI Timnas Indonesia vs Kamboja: Mitchell Baker Jadi Andalan!
-
Mendagri Ungkap Anggaran Pemulihan Banjir Sumatra Capai Rp 100,1 Triliun