Suara.com - Aset dari mantan Pejabat Ditjen Pajak Rafael Alun Trisambodo semakin dibongkar setelah banyak harta yang tidak tercatat dalam Laporan Harta Kekayaan Negara (LKHPN) terkuak ke publik.
Padahal, ayah dari tersangka penganiayaan terhadap David Ozora, Mario Dandy Satriyo, itu mencantumkan jumlah harta kekayaannya yang sudah mencapai Rp 56,1 miliar.
Aset terbaru yang diduga milik Rafael Alun dan juga tidak memiliki izin bangunan adalah rumah indekos yang berlokasi di Srengseng, Jakarta Barat.
Rumah indekos tersebut diungkap oleh akun Instagram @azazeldiablos, yang sejak awal ikut mengungkap sejumlah harta dan barang mewah milik keluarga Rafael Alun.
"Barusan dapat info dari mr. Pablo, suruh cek kost-nya RAT yang di Srengseng Jakbar. Kost-an yang dipake buat ngumpetin mobil Hilux, Camry dan Hardtop. Kalo kost itu dibangun tanpa gak ada izinnya," tulis pemilik akun pada Sabtu (11/3/2023).
Dalam unggahannya, terlihat sebuah pagar hitam yang menunjukkan sebuah garasi dengan sebuah mobil hitam di dalamnya.
Menurut keterangan di unggahan yang lain, kost tersebut berjumlah 21 kamar dan masing-masing seharga Rp 2,5 juta. Namun, jumlah tersebut belum termasuk listrik dan tempat parkir.
Pada keterangan yang lain, disebutkan bahwa terdapat dua penjaga kost.
"Dia sering banget jadi tumbal, bahkan bukan hanya penjaga kost. Anak-anak kost-nya aja sering ditumbalin. Tumbal duit. Awalnya kost di sini bilang gak ada biaya listrik sama parkiran. Tapi ketika udah nge-kost tiba-tiba ada tagihan parkiran/listrik," tulisnya di unggahan yang lain.
Baca Juga: Gunakan Konsep Klasik Amerika, Intip 7 Potret Rumah Mewah Kakak Ria Ricis
Tidak hanya itu, RAT juga kerap telat membayar uang listrik bulanan dan kerap tidak menggaji penjaga kost.
"Tapi anaknya si RAT hampir tiap hari kumpul-kumpul sampai pagi, cuma bikin berisik doang. Bukan sekali dua kali yang bayar listrik ditombokin penjaga kost dulu. Padahal gaji dia aja sering telat," sambungnya.
Dalam foto lainnya, terlihat bagian dalam tempat parkir kost tersebut. Berdiri sosok laki-laki sedang bersandar ke pagar. Sementara di meja yang tidak jauh dari laki-laki tersebut terdapat tiga botol yang diduga minuman keras dan rokok.
Menurut warganet, RAT diduga tidak berniat mencari uang dari sewa rumah indekos tersebut. Ia hanya membutuhkannya sebagai 'brankas'.
"Kayaknya emang ga niat cari duit dari sewa kost. Cuma buat nyimpen brankas aja kali. Atau biar ada alesan ngumpul buat mabora (mabuk-mabukan)," komentar @sundari***.
"Orang kalau udah kebanyakan duit nggak sehat memang suka begitu. Nuraninya jadi tumpul. Seenaknya," sambung @chleo***.
"Punya duit ratusan milyar masih bisa dzolim ya?" sindir @gy.ear***.
Berita Terkait
-
Gunakan Konsep Klasik Amerika, Intip 7 Potret Rumah Mewah Kakak Ria Ricis
-
5 Potret Transformasi Ammar Zoni, Debut Jadi Artis Hijrah Sampai Kembali Terjerat Kasus Narkoba
-
Berhasil Tembus Swiss International Film Festival 2022, Ini Sinopsis Film Tulah 6/13
-
Putri Iis Dahlia Komentari Gaya Pakaian Anak Kepala Bea Cukai Makassar yang Penuh Logo: Kayak Manekin
-
Profil Lina Mukherjee, Selebgram yang Berani Makan Babi Demi Sebuah Konten
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas