Suara.com - Noice kembali menyajikan podcast menarik untuk disimak. Bertajuk "Podskota", podcast ini diasuh oleh tiga sahabat asal Jakarta; Narada, Irfan dan Derill.
"Podskota" membahas soal realita hidup dan quarter life crisis akhir usia 20. Quarter life crisis merupakan suatu kondisi emosional berupa kekhawatiran, keraguan ataupun kegalauan menentukan arah dan tujuan hidup yang seringkali dialami ketika menginjak awal usia 20 tahun-an
Terkadang sulit bagi kita untuk menerima diri sebagai orang dewasa yang sudah memiliki tanggung jawab yang nyata. Narada, Ifan dan Derill pun membahas masalah ini dengan seru, serius, dan menggelitik.
Para podcaster dari "Podskota" pun menjadikan podcast ini sebagai tempat untuk mereka mengenang pengalaman saat tumbuh bersama semasa SMA, hingga berpisah saat kuliah dan bertemu lagi di usia 20-an. Mereka juga berbagi cerita ketika menjalani kehidupan setelah lulus kuliah dan bernostalgia seputar masa kecil mereka.
"Kami memilih media podcast karena secara produksi jauh lebih mudah dibanding jenis konten lainnya. Podcast ini juga menjadi alasan untuk kami bonding dan selalu ketemu," kata Irfan, dalam keterangan yang diterima Suara.com.
"Sering banget kami nongkrong dan cerita-cerita, tetapi enggak menghasilkan apapun. Jadi kami berpikir untuk membuat podcast sebagai hasil obrolan tongkrongan kami yang mungkin bisa relate juga dengan pendengar, supaya kalau kita nongkrong ada faedahnya," kata Ifan melanjutkan.
Di episode podcast Podskota ke-64 yang berjudul "Chat Boleh, Nipu Jangan", ketiga kreator ini menceritakan tentang tipe-tipe penipuan yang sangat banyak mereka rasakan di era digital ini. Dari mulai penipuan lewat Instagram bahkan sampai ke kurir barang, yang pasti pernah dialami banyak orang.
Podcast "Podskota" merupakan satu dari sekian banyak konten kreator yang didukung oleh Noice untuk bisa berkarya lewat program Noicemaker+. Program ini memberikan kemudahan bagi para kreator se-Indonesia untuk bisa tumbuh dan bahkan hidup dari karya mereka lewat memonetisasi konten mereka di aplikasi Noice melalui berbagai fitur serta dukungan lainnya seperti channel promosi, akses kolaborasi bersama kreator dan public figure ternama hingga kesempatan untuk mengikuti berbagai aktivitas bersama komunitas kreator Noice.
Baca Juga: Rizky Febian Akui Sempat Diberitahu Teman Indigo Saat Mendiang Ibunya Akan Pergi
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- Resmi Gabung Persib, Bojan Hodak Ungkap Jadwal Latihan Kurzawa dan Kedatangan Markx
Pilihan
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
-
IHSG Anjlok Hampir 8 Persen Gegara MSCI, BEI: Kita Melakukan Segala Effort
-
IHSG Anjlok 7 Persen Usai MSCI Soroti Transparansi dan Likuiditas Saham RI, BEI Buka Suara
-
IHSG Ambruk Hampir 8 Persen
Terkini
-
Bukan Orang Sembarangan? Isu Liar Owner Whip Pink, Barang yang Ditemukan di TKP Lula Lahfah
-
Kini Diceraikan, Jawaban Rully Ketika Ditanya Mau Nikahi Boiyen Bikin Netizen Geram: Enggak Seruis
-
Kepala BPOM Ungkap Bahaya Whip Pink Gas, Sebut Jadi Salah Satu Penyebab Kematian Influencer
-
Baru 2 Bulan Menikah, Boiyen Gugat Cerai Rully
-
Netizen Buru Sosok Luna, Perempuan yang Diduga Pemantik Hoaks Es Gabus Spons di Kemayoran
-
Dewi Perssik Semprot Afan DA karena Tarif Selangit, Manajer Tantang Bukti
-
10 Tahun Hengkang, Badai Konsisten Tolak Reuni Kerispatih: Saya Baik-Baiik Saja
-
Misteri Sosok V, Saksi Kunci yang Ditunggu Polisi di Penyelidikan Kematian Lula Lahfah
-
Selamat! Fiki Naki dan Tinandrose Umumkan Kehamilan Anak Pertama
-
Polisi Akan Bongkar Penyebab Kematian Lula Lahfah dengan Menggandeng Kemenkes dan Forensik