Suara.com - Seorang make up artist (MUA), Yulia Maria nekat membantu seorang ibu yang melahirkan di pesawat. Padahal perempuan asal Malang, Jawa Timur ini tidak memiliki dasar ilmu kebidanan.
Peristiwa ini bermula saat Yulia Maria sedang menaiki pesawat Pelita Air dari Jakarta menuju Surabaya, Selasa (27/6/2023). Dalam perjalanan, seorang pramugari kemudian meminta bantuan tenaga medis.
Bantuan ini untuk menolong seorang ibu yang melahirkan di pesawat. Namun dalam keadaan tersebut, tidak ada seseorang yang ikut membantu.
Pada momen itu, Yulia Maria yang duduk di bangku depan tergerak hati untuk menolong. Tanpa menghiraukan syarat medis, ia pergi ke belakang menuju ibu-ibu yang hendak melahirkan tersebut.
"Karena saya lihat tidak ada tim medis dan yang bantuin gitu. Cuma ada pramugari dan ibu-ibu penumpang itu," cerita Yulia Maria dalam video yang dikutip dari kanal YouTube TVONE news, Jumat (30/6/2023).
Yulia Maria berlari ke belakang dan melihat kondisi ibu tersebut. "Saya melihat, bayinya lahir dan digendong sama ibu-ibu yang panik 'gimana ini, gimana?'"
Yulia Maria bertindak cepat dengan menolong ibu dan sang bayi. Dalam kondisi itu, tali pusarnya belum terlepas dari ari-ari.
Dengan sigap, Yulia Maria menggunakan peralatan seadanya di pesawat tersebut. Untungnya, kotak P3K cukup lengkap sehingga ia bisa bertindak memotong tali pusar.
"Ada gunting yang masih steril. Saya cari tali tapi tidak ada, kemudian saya pakai selotip untuk mengikat tali pusar dan saya potong," tuturnya.
Baca Juga: 10 Artis Diboikot Untuk Tidak Tampil di Televisi, Ada yang Kariernya Langsung Hancur
"Alhamdulillah, bayi nya saya bersihkan, saya kasih selimut," imbuh Yulia Maria.
Yulia Maria memang tidak memiliki dasar ilmu kebidanan. Namun, ada kerabatnya yang berprofesi sebagai bidan.
Selain itu, Yulia Maria juga pernah menonton film soal persalinan. Berbekal hal ini, ia pun memberanikan diri membantu ibu-ibu yang melahirkan di pesawat.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
Terkini
-
Nia Ramadhani Mendadak Harus Operasi, Sakit Apa?
-
Komentari Kasus LPDP Dwi Sasetyaningtyas, Sabrina Chairunnisa Ingatkan Bahaya Pamer di Medsos
-
Berat Badan Naik Drastis, Tina Toon Sempat Tak Percaya Diri Sampai Pilih Rahasiakan Kehamilan
-
Buntut Pernyataan Kontroversial, Tyas Alumni LPDP Diceramahi Anggota DPR
-
Habib Ja'far dan Coki Pardede Akhirnya Reuni, Kasus Onad jadi Titik Balik
-
Undangan Bocor, Virgoun Dikabarkan Menikah dengan Lindi Kamis Pekan Ini
-
Jadi 'Tokek' di Ghost in the Cell, Aming Bakal Pamer Lekukan Tubuh Eksotis: Karakter Paling Unyu
-
Belajar dari Pengalaman Pribadi, Al Ghazali Tegas Tak Akan Tampilkan Wajah Anak Demi Jaga Privasi
-
Ibu Kandung Nizam Syafei Ungkap Fakta Pilu: Selama Ini Dibohongi Bahwa Dirinya Sudah Meninggal
-
Betrand Peto Jadi 'Alarm' Sahur Ruben Onsu: dari War Takjil Hingga Ketagihan Nasi Briyani