Suara.com - Tiga komika, yakni Coki Pardede, Tretan Muslim, dan Adriano Qalbi sempat mendapat sorotan tajam gara-gara dianggap menghina kisah nabi Ibrahim lewat candaan mereka tentang 'prank terparah di muka bumi'.
Coki Pardede terkesan enggan memberi tanggapan sejak potongan video itu viral. Ternyata, dia sempat tidak tahu leluconnya dipermasalahkan.
"Itu saja bahkan gue nggak tahu kalau sempat rame," kata Coki Pardede di program Podcast Warung Kopi (PWK) baru-baru ini.
Pun setelah tahu, Coki Pardede malas membahasnya. Menurut dia, potongan video itu sudah pernah diviralkan sebelumnya.
"Gue males klarifikasi karena nanti jadi dapat panggung orang-orang ini. Itu kan video sudah dari 3 tahun yang lalu dan bahkan video itu sudah nggak ada di MLI atau di mana pun," ujar Coki Pardede.
"Jadi kayaknya emang sengaja disimpen video itu dan memang dinaikin musiman aja," sambung lelaki yang dikenal lewat duetnya dengan Tretan Muslim.
Karenanya, Coki Pardede tetap mempertahankan sikap untuk mengekspresikan gaya komedi yang ia suka. Coki Pardede sepenuhnya sadar dirinya tidak bisa mengatur pendapat orang lain soal gaya komedinya.
"Ya sudah, nggak apa-apa. Gue konsekuen saja. Namanya konten. Apa yang kita taruh di media sosial kan kita nggak pernah tahu apakah dia akan jadi bom waktu," kata Coki Pardede.
"Itu tergantung situasi dan kondisi, waktu kan berubah. Video yang mungkin sudah direview berkali-kali oleh tim kuasa hukum sekalipun, yang dianggap kayaknya aman dan diputuskan untuk diupload, ya mungkin aman untuk saat itu. Tapi ke depannya saat jaman berubah, muncul isu-isu yang kita nggak tahu, bisa jadi nggak aman," ujarnya lagi.
Baca Juga: Dihujat soal Candaan Nabi Ibrahim, Coki Pardede Pertanyakan Niat dan Maksud Ustaz Hilmi Firdausi
Coki Pardede juga mempersilakan orang-orang berpendapat apa saja tentang gaya komedinya. Ia merasa lebih adil dengan pola seperti itu.
"Ya silakan berekspresi sebesar-besarnya sebagaimana gue juga berhak berekspresi sebesar-besarnya. Jadi fair gitu," ucap Coki Pardede.
Dalam video yang beredar, Adriano Qalbi awalnya membacakan sebuah pertanyaan kepada dua rekan sesama komika, yaitu Tretan Muslim dan Coki Pardede.
"Apa prank terparah di muka Bumi?" kata Adriano bertanya.
Mendengar pertanyaan tersebut, Tretan Muslim dan Coki Pardede menggeleng sebagai tanda tidak tahu jawabannya.
Adriano kemiudian menjawab, "Disuruh sembelih anaknya sendiri tapi enggak jadi."
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
- 5 HP Infinix Termurah dengan Fitur NFC yang Canggih, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Reuni di Film Tiba-Tiba Setan, Oki Rengga Ungkap Jasa Besar Lolox di Industri Hiburan
-
Steven Wongso Samakan Penjual Martabak dengan Pengedar Narkoba, Nicky Tirta Emosi
-
Bikin Nostalgia! Konser Tribute Daft Punk Terbesar Siap Guncang Jakarta Akhir April
-
Eric Morotti Drummer Suffocation Cabut dari Band, Capek Kerja Bareng Pecandu Narkoba
-
Reaksi Aisha Saat Tahu Punya Kakak Ressa, Denada Siapkan Pertemuan di Singapura
-
Siswi Korban Bully Diminta Uang Damai Rp200 Juta, Orangtua Pelaku Diduga Anggota DPRD Bekasi
-
Viral Perempuan di Lebak Suruh Terduga Pencuri Parfum Sumpah Sambil Injak Alquran
-
Plot Twist! Ananta Rispo Ketemu Polisi yang Mirip dengannya saat Lapor Kehilangan Helm
-
Viral Wagub Kalbar Tantang Dedi Mulyadi Pimpin Daerahnya: Kalau Bisa Kucium Lututnya
-
Siswa SMP di Siak Tewas saat Ujian Praktik, Hasil Penyelidikan Polisi Dinanti