Suara.com - Denny Sumargo bukan tanpa alasan mengambil langkah tegas terhadap sikap DJ Verny Hasan yang meragukan hasil tes DNA anaknya.
Menurut pengacara Denny, Sogi Bagaskara, kliennya dalam kondisi yang sangat terpuruk ketika dituding memiliki anak di luar nikah oleh DJ Verny Hasan pada 2013 silam.
Karena gosip yang belum diketahui faktanya itu, Denny Sumargo sempat tidak memiliki pekerjaan apapun selama 6 tahun.
"Pada awal kasus ini mencuat pada 2013 lalu, itu Densu kondisinya sangat kesusahan. Enam tahun itu dia nggak ada pekerjaan," kaya Sogi Bagaskara dalam Rumpi Trans TV, Kamis (24/8/2023).
Sogi mengatakan tak ada satu pun stasiun TV yang percaya dengan Denny Sumargo, kecuali Trans TV yang akhirnya memberikan pekerjaan untuknya di tengah keterpurukannya.
"Bahkan, kenapa saya boleh ngambil di sini? Karena satu-satunya stasiun TV yang memberikan kesempatan itu Trans TV untuk acara My Trip My Adventure, karena yang lain nggak ada yang percaya sama dia. Padahal belum terbukti itu anaknya dia," ujar Sogi Bagaskara.
Denny Sumargo pun sampai menjual apartemen yang dibelinya dari hasil menjadi atlet basket untuk menyambung hidup.
"Lalu, pada hasil atletnya itu dia kan beli apartemen di Jakarta Barat. Dia jual untuk bertahan hidup, begitu susahnya," kata Sogi Bagaskara.
Bahkan, Denny Sumargo nyaris bekerja sebagai pelayan di sebuah kapal pesiar demi mencari uang untuk kebutuhan hidupnya.
Baca Juga: Maia Estianty Tak Tahu Lagu Mulan Jameela yang Dinyanyikan Dewi Perssik: Gue Nggak Pernah Denger
"Dia sempat mau kerja jadi waiters di kapal pesiar karena saking nggak punya duitnya. Bayangkan betapa susahnya itu kondisinya," katanya.
Karena itu, Denny Sumargo tak ingin tinggal diam dan menggandeng Sogi Bagaskara sebagai kuasa hukumnya untuk melaporkan DJ Verny Hasan atas tuduhan pencemaran nama baik.
Bagi Denny Sumargo, kerugian yang diperoleh Verny Hasan tak akan sebanding dengan air mata dan kerugian yang diperolehnya dan sang ibu, Meiske 2013 lalu.
Diberitakan sebelumnya, DJ Verny Hasan tiba-tiba kembali muncul dan menantang Denny Sumargo untuk tes DNA ulang. Kali ini, Verny ingin tes DNA dilakukan di rumah sakit pilihannya.
Merespons hal itu, Denny Sumargo melaporkan Verny ke Polda Metro Jaya. Menurut dia, tantangan Verny sama saja meragukan hasil tes DNA pertama sehingga mencoreng nama baiknya.
Berita Terkait
-
Richard Lee Dukung DJ Verny Hasan Sampai Undang ke Podcast, Ngaku Senang Kalau Denny Sumargo Bermasalah
-
7 Kronologi Perseteruan Denny Sumargo dan Verny Hasan, Kembali Heboh Setelah 10 Tahun Berlalu
-
Bantah Hapus Tantangan Tes DNA Ulang ke Denny Sumargo, DJ Verny Justru Ancang-Ancang Lapor Polisi
-
Kartika Putri Menangis Tersedu-sedu Minta Didoakan Habib Umar, Netizen Ikut Nangis: Nyesek Banget Dengarnya
-
Dipuji Santun Bak Istri Habib, Sabrina Chairunnisa Spill OOTD Saat Bertemu Habib Umar
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan