Suara.com - Pengacara Oklin Fia, Budiansyah mengatakan bahwa kliennya sudah menyesali perbuatannya dan meminta maaf. Bahkan, Oklin dipersilakan kembali untuk menjadi content creator, tapi dengan karya-karya yang lebih positif.
“Oklin sendiri sudah menyampaikan maaf dan sangat menyesali perbuatannya dan berjanji ingin memperbaiki dirinya dan ini adalah sesuatu yang sangat luar biasa,” tutur pengacara Oklin dilansir dari TikTok @galeri.acak, Selasa (05/09/2023).
“Oklin dibimbing untuk dipersilakan untuk terus berkarya. Silakan membuat konten-konten yang kreatif jangan sampai masalah ini membuat Oklin itu menjadi tidak kreatif lagi, tidak mau bersosmed lagi. Dipersilakan malah untuk terus berkreasi, tapi dengan konten-konten yang lebih positif,” tambahnya.
Meski sudah melakukan kontroversi, pengacara Oklin menyebut bahwa selebgram tersebut akan jadi inspirasi bagi para content creator yang melakukan kesalahan.
“Karena Oklin ini akan menjadi sebuah inspirasi bagi anak-anak muda yang tadinya mereka terpeleset ‘oh saya masih diberikan tempat, masih diberikan ruang’,” ujar Budiansyah.
Bahkan, dari pengakuan pengacara Oklin, ia menyebut jika Oklin Fia dipilih menjadi duta MUI setelah masalah konten jilat es krim yang dibuatnya.
“Saya tidak tahu detailnya seperti apa, tetapi lebih ke duta MUI saja. Kemarin sempat ada penyampaian seperti itu,” tambah pengacara Oklin Fia.
Pernyataan pengacara Oklin soal jadi duta MUI itu sontak saja menuai beragam reaksi dari netizen. Banyak dari mereka yang tak terima keputusan tersebut.
“Yallah pengin pindah negara, di sini manusianya lucu-lucu,” kata netizen di TikTok.
“Menjadi inspirasi? Supaya yang terpeleset jadi makin terpeleset gitu maksudnya?” tanya yang lain heran.
Baca Juga: Oklin Fia Bakal Jadi Duta MUI Usai Kasus Konten Jilat Es Krim: Menjadi Inspirasi Anak Muda
“Gak habis pikir, lucu sekali Indonesia ku,” ujar yang lain.
“Dikasih apa sama Oklin pakkk,” kata netizen lain menanggapi kabar Oklin Fia jadi duta MU
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim