Suara.com - Dewa 19 adalah salah satu band legendaris Indonesia yang telah menapaki dunia musik dengan eksistensi yang kuat. Band ini sekarang dihuni Ahmad Dhani, Andra Junaidi, Yuke Sampurna, dan Agung Yudha.
Meskipun mereka telah menorehkan sejarah panjang dalam dunia musik Tanah Air, Dewa 19 seringkali mengalami perubahan personel. Saat ini, hanya Ahmad Dhani dan Andra yang tetap menjadi anggota asli sejak band ini didirikan pada tahun 1986.
Salah satu personel pertama yang keluar dari Dewa 19 adalah Wawan Juniarso, yang pada awalnya mengisi posisi sebagai drummer band ini. Baru-baru ini, dalam sebuah wawancara bersama Rhoma Irama, Ahmad Dhani mengungkapkan alasan di balik kepergian Wawan dari band tersebut. Ternyata, Wawan tidak sepakat dengan cara Ahmad Dhani dalam mengatur pembagian honorarium (bayaran) bagi personel band.
Ahmad Dhani menerapkan pembagian honor secara proporsional, di mana setiap anggota mendapatkan bayaran sesuai dengan peran mereka dalam band. Namun, Wawan berpendapat bahwa pendapatan band seharusnya dibagi rata di antara semua anggota.
Akibat perbedaan pandangan ini, Wawan Juniarso akhirnya memutuskan untuk meninggalkan Dewa 19.
Lantas, siapa sebenarnya Wawan Juniarso? Berikut profilnya.
Biodata
Wawan Juniarso lahir pada tanggal 30 Juni 1972 dengan nama lengkap Setyawan Juniarso Abipraja. Ia adalah anak dari seorang guru besar di Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga Surabaya, yaitu Soedjono Abipraja, dan Sulistyaningsih.
Wawan pernah menikah dengan Inge Indrawati pada tahun 1998, dan dari pernikahan tersebut mereka dikaruniai tiga orang anak, yakni Syammakh Islamay Istya Putra, Naifah Uzlah, dan Siti Nurhaliza. Namun, pada tahun 2021, mereka mengumumkan perceraian mereka.
Baca Juga: Ahmad Dhani Geram Maia Estianty Pernah Sebut Dewa 19 Kalah Saing Band Radja: Langsung Gue Ceraikan
Karier Bermusik Wawan Juniarso
Wawan Juniarso adalah seorang musisi dan pemain drum asal Indonesia. Ia adalah pendiri dan pemain drum pertama dari grup band Dewa 19. Namun, perjalanannya bersama Dewa 19 berakhir pada tahun 1994, setelah ia menyelesaikan perekaman tujuh lagu di album kedua "Format Masa Depan."
Sayangnya, lagu-lagu tersebut kemudian dihapus oleh Ahmad Dhani. Dhani pun merekrut dua additional drummer, yaitu Ronald Fristianto dan Rere Reza, untuk mengisi lagu tersebut.
Selain Dewa 19, Wawan Juniarso juga pernah terlibat dalam proyek musik lainnya. Ia menjadi drummer pertama di band Phytagoras, yang berhasil meraih peringkat 10 besar dalam Festival Rock Indonesia Log Zelebour ke-6. Selain itu, ia juga bergabung dalam band Outsider bersama dengan Ari Lasso dan Piyu saat mereka masih bersekolah di SMA Negeri 2 Surabaya.
Pada tahun 1994, bersama teman-temannya, Wawan membentuk band rock bernama DWIPA, dan mereka merilis album pertama berjudul "Maaf" pada tahun 1995. Meskipun nama DWIPA sempat mencuat sebagai salah satu band yang berpotensi pada era 90-an, band ini hanya merilis satu album sekaligus album terakhir mereka dengan single "Maaf."
Wawan Juniarso juga pernah membentuk sebuah grup musik baru bernama Matadewa bersama teman lamanya yang juga mantan anggota Dewa 19, Erwin Prasetya (almarhum), dan Yudha Prasetyo, yang sebelumnya adalah gitaris dalam band Romeo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
RUU Sisdiknas Dikritik, Wewenang Menteri Pilih Rektor Dinilai Ancam Demokrasi Kampus
-
Review Voicemails for Isabelle: Sebuah Arti Ketulusan Cinta yang Sejati
-
Review Viva Peeling Serum, Harga Rp20 Ribuan tapi Ampuh Bikin Wajah Glowing?
-
Dinamika atau Ancaman? Ini Kata Sekjen Golkar soal Kaesang Incar Kursi DPR di Jateng
-
Starting XI Timnas Indonesia vs Kamboja: Mitchell Baker Jadi Andalan!
-
Mendagri Ungkap Anggaran Pemulihan Banjir Sumatra Capai Rp 100,1 Triliun
-
Insentif Kendaraan Listrik Bakal Diprioritaskan untuk Produk Nasional
-
Borong Perhiasan di Passion Jewelry, Nasabah BRI Bisa Dapat Cashback hingga Rp5 Juta!
-
Perkuat Lini Serang, Kendal Tornado FC Rekrut Winger Jepang Yushi Yamaya