Suara.com - Falcon Pictures kembali mengadaptasi film populer luar negeri untuk dihadirkan dalam versi Indonesia. Sukses dengan Miracle In Cell No. 7, kini giliran film horor komedi asal Thailand, Pee Mak yang dikemas ulang menjadi Kang Mak.
Ide awal pembuatan Kang Mak berawal dari ketertarikan produser Falcon Pictures, Frederica dengan alur cerita film Pee Mak. Menurutnya, film yang populer di tahun 2013 itu layak dihadirkan lagi dalam versi yang berbeda.
“Filmnya bagus, ceritanya bagus, makanya kami mau remake dengan rasa yang berbeda,” ujar Frederica dalam sesi jumpa pers film Kang Mak di kawasan Duren Tiga, Jakarta, Rabu (31/1/2024).
Judul Kang Mak dipilih Falcon Pictures agar terdengar lebih familiar bagi para penikmat film Tanah Air.
“Itu lebih membudaya ya, lebih sesuai dengan kultur di Indonesia,” ujar Frederica.
Film Kang Mak dibintangi Vino G. Bastian dan Marsha Timothy. Akting keduanya akan didukung sejumlah pemain yang sebelumnya pernah terlibat kerja sama dengan mereka di Miracle In Cell No. 7 versi Indonesia seperti Indra Jegel, Rigen Rakelna, Tora Sudiro hingga Indro Warkop.
“Chemistry mereka sudah luar biasa, makanya kami ingin menghadirkan mereka lagi dalam film ini,” kata Frederica.
Sementara dari belakang layar, Falcon Pictures mempercayakan film Kang Mak kepada Herwin Novianto selaku sutradara, yang dulu juga salah satu penonton Pee Mak. Herwin optimis bisa menghadirkan tontonan horor komedi yang tak kalah menghibur lewat Kang Mak, apalagi dengan kualitas aktor yang sekarang ia miliki.
“Kita kan pasti punya gaya sendiri ya, nggak bisa kloning dari Pee Mak asli. Yang penting nanti kompak aja,” kata Herwin Novianto.
Baca Juga: 8 Potret Mesra Vino G. Bastian dan Marsha Timothy di Jepang Bak Lagi Honeymoon
Optimisme turut disampaikan sang bintang utama, Vino G. Bastian. Ia berharap kelak film Kang Mak bisa memberikan warna baru di industri layar lebar Tanah Air.
“Mudah-mudahan nanti bisa jadi tontonan yang fresh lagi,” tutur Vino G. Bastian.
Proses syuting film Kang Mak akan dimulai pada 1 Februari 2024 besok. Jakarta dipilih sebagai lokasi syuting utama.
“Syutingnya nanti antara 25 sampai 27 hari,” ucap Herwin Novianto.
Film Pee Mak sendiri secara garis besar menceritakan tentang eks tentara bernama Mak yang melanjutkan hidup bersama hantu istri dan anaknya. Menurut rumor yang beredar, istri serta anak Mak meninggal usai proses persalinan.
Mak tak tahu kalau istri dan anaknya sudah tiada. Sementara rumor sudah santer beredar di kalangan masyarakat, termasuk ke teman-teman Mak.
Konflik berbumbu horor komedi dimulai ketika teman-teman Mak mulai berusaha mempertaruhkan nyawa mereka untuk menyadarkan Mak, bahwa kedua orang yang ia sayangi sudah tiada. Di momen itu, Mak juga menghadapi perseteruan batin untuk memilih mengikuti rasa cinta atau kenyataan pahit.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim