Suara.com - Band Ungu merilis karya baru untuk menyambut Ramadan yang tinggal hitungan hari. Pasa dkk meluncurkan dua lagu, "Baik dan Burukmu" dan "Tuhan yang Tahu".
"Lagu 'Baik dan Burukmu' itu yang versi slow, kalau 'Tuhan yang Tahu' yang versi nge-beat," kata Enda Ungu bersama personel Ungu lainnya di kantor Trinity Optima Productions di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (7/3/2024).
Ada yang menarik dalam dua lagu religi terbaru Ungu. Mereka memakai lirik yang sama untuk kedua judul tersebut. "Jadi dari satu lirik lagu, kami bikin dua lagu yang berbeda," ujar Enda.
Pembuatan dua lagu religi baru Ungu muncul dari ketidaksengajaan. Awalnya, Ungu cuma berencana merilis "Baik dan Buruk" saja.
"Ide itu muncul dari aku sama Mas Oncy. Awalnya, kami mau bikin yang slow doang," kata Enda mengungkap.
Namun, Enda dan Oncy kesulitan saat ingin menyambungkan lagu ke bagian reffrain. Mereka kemudian merombak lagu tersebut dengan menaikkan temponya.
"Kok enggak nemu-nemu gitu reff-nya. Isinya sudah ada, tapi begitu dimasukin ke nada reff-nya, enggak nemu-nemu. Akhirnya Oncy bilang, gimana kalau kita cepetin nih lagunya? Eh, malah ketemu. Terus kami bawa ke forum," imbuh Enda.
Hanya saja, personel Ungu lainnya seperti Pasha, Rowman dan Makki tetap meminta versi pertama lagu yang punya tempo lebih lambat. Di momen itu, Pasha masuk untuk memperbaiki karya mentah Enda dan Oncy.
"Mereka tetap tanyain yang versi slow. Akhirnya, ya diperdengarkan yang slow itu. Di sini, Pasha yang ahli dalam bidang ketatasuaraan bisa mengolah nadanya dan ketemu lah reff yang versi slow itu," kata Enda memaparkan.
Baca Juga: Pantas Betah Tinggal Bareng Ibu Sambung, Terkuak Perlakuan Adelia Pasha ke Kiesha Alvaro
Kendati demikian, Ungu dan tim manajemen sepakat untuk tetap merilis dua karya itu secara bersamaan. Pasalnya, kedua lagu punya nilai jual yang berbeda.
"Ya udah, disuruh rilis aja dua-duanya. Kan lagunya memang berbeda. Jadi gol kami, kami mau bikin orang enggak sadar kalau liriknya sama," ucap Enda.
Dari kedua lagu tersebut, para personel Ungu ingin mengajak masyarakat, khususnya para pengguna media sosial untuk fokus memperbaiki diri jelang Ramadan. Mereka ingin aksi saling menghakimi di media sosial berhenti sejenak selama di bulan suci.
"Lirik itu lagu bercerita tentang keadaan sekarang, yang mana manusia gampang banget menghakimi pribadi yang lain. Itu yang jadi ide dasarnya, bahwa kami ingin menceritakan lebih jelas bahwa baik dan burukmu itu hanya Tuhan yang tahu, enggak ada satu pun manusia yang tahu," tutur Enda.
Single "Baik dan Burukmu" sendiri sudah dirilis sejak 1 Maret 2024. Sementara single "Tuhan yang Tahu" baru diperdengarkan ke publik pekan ini.
Berita Terkait
-
Pantas Betah Tinggal Bareng Ibu Sambung, Terkuak Perlakuan Adelia Pasha ke Kiesha Alvaro
-
Dengan Izin Okie Agustina, Kiesha Alvaro Bakal Lewatkan Bulan Puasa Bareng Keluarga Pasha Ungu
-
Kiesha Alvaro Ungkap Kondisi Terkini Okie Agustina, yang Sempat Ingin Bunuh Diri usai Cerai dari Gunawan
-
Berdiri di Samping Pasha Ungu, Wajah Shakiena Azalea Bikin Warganet Terkejut Gegara Ini
-
Kopi Darat Demi Karier Putrinya, Pandangan Pasha Ungu ke Okie Agustina Jadi Sorotan
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Setelan Ganas Honda NSF250RW Tantang Gelombang Panas Eropa, Kans Ramadhipa Rajai Moto3 Magny-Cours
-
The Black Lizard: Duel Kecerdasan Detektif dan Ratu Kriminal yang Menegangkan
-
Prabowo Sebut Cak Imin, Dasco dan Bahlil 3 Kancil Politik: Kalau Mereka Kumpul Repot Kita!
-
Nekat Tembak Paha Korban Lalu Kabur ke Lampung, Duo Maling Motor Matraman Ciut di Tangan Polisi
-
6 Cara Mengatasi Blush On Ketebalan dan Terlalu Menor, Tak Khawatir Merusak Makeup
-
Derita Selisih Stock Opname Toko, saat Karyawan Jadi Samsak Omelan Bos
-
Fairuz Al Rafiq & Sonny Septian Terapkan Pola Asuh Mereka di Film Anak-Anak Bambu
-
Pakar Soroti Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus, Dorong KPK Ambil Alih
-
Menkeu Ancam Kejar Peserta Tax Amnesty Bandel, PPATK Ikut Telusuri Dana Masuk
-
Penghitungan Kerugian Negara Disorot, BPKP Diminta Evaluasi Metode Audit