Suara.com - Sejak rilis pada 11 April kemarin, kemunculan Ratih dalam film Badarawuhi di Desa Penari langsung mencuri perhatian.
Karakter yang diperankan oleh Claresta Taufan memang menjadi tokoh penting dalam film garapan Kimo Stamboel tersebut.
Selain karena penampilannya yang menawan, Claresta rupanya memiliki latar belakang yang tak biasa. Ia adalah seorang atlet karate yang pernah membela Timnas Indonesia.
Nah penasaran dengan sosoknya seperti apa? Berikut ulasannya.
1. Profil Claresta Taufan
Claresta Taufan merupakan artis kelahiran 23 April 1996 yang kini sudah berusia 27 tahun. Sebelum menjadi artis, Claresta Taufan adalah seorang atlet karate yang menjanjikan. Claresta juga pernah memperkuat tim nasional dalam kejuaraan karate.
Setelah tidak lagi aktif sebagai atlet, Claresta memilih jalan baru dalam kariernya dengan terjun ke dunia hiburan. Kini Claresta dikenal sebagai presenter dan juga artis dengan karier yang patut diperhitungkan.
Lulusan Universitas Bina Nusantara jurusan Arsitektur ini kini semakin dikenal luas setelah kemunculannya dalam film horor Badarawuhi di Desa Penari.
2. Perjalanan Karier Claresta Taufan sebagai Atlet
Baca Juga: Adu Penonton Film Badarawuhi vs Siksa Kubur, Selisihnya Hampir 100 Ribu
Claresta Taufan telah merintis kariernya sebagai atlet karate sejak belia dan merupakan pemegang sabuk hitam. Claresta sudah bertanding dari usia 9 tahun sampai umurnya 20 tahun. Pertandingan terakhir yang diikuti olehnya adalah PON 2016.
Setelah itu Claresta harus memilih antara terus melanjutkan karier sebagai atlet atau menyelesaikan kuliah sebagai mahasiswa arsitektur. Selain itu, Claresta juga telah mulai merintis kiprahnya di dunia hiburan dengan menjadi presenter.
Sehingga Claresta Taufan memutuskan bahwa fokusnya sebagai atlet karate di Timnas Indonesia sudah cukup. Claresta pun ingin menjajal melakukan hal baru selain menjadi atlet.
3. Perjalanan Karier Claresta sebagai Artis
Begitu mundur dari dunia olahraga dan tak lagi menjadi atlet Claresta merubah fokusnya di panggung hiburan. Awalnya ia menjadi presenter olahraga di salah satu stasiun TV sebelum kemudian banyak tawaran casting yang datang padanya.
Perjalanan Claresta sebagai artis dimulai pada tahun 2017 silam sebagai presenter NET. Sport, Jejak Petualang, dan Premier League. Setelah dua tahun menekuni profesi sebagai host, Claresta mulai merambah ke dunia akting. Meski merasakan banyak keseruan dari akting, tapi Claresta baru fokus berakting sekitar 2 tahun terakhir.
Tag
Berita Terkait
-
Adu Penonton Film Badarawuhi vs Siksa Kubur, Selisihnya Hampir 100 Ribu
-
5 Fakta DNA Lover, Drakor Baru Choi Siwon dan Jung In Sun yang Bergenre Komedi
-
Tayang di Amerika 26 April, Badarawuhi Di Desa Penari Jadi Cikal Bakal Film Indonesia Go Internasional
-
Digelar di Amerika, Aulia Sarah Gemetar Hadir di Gala Premier Film Badarawuhi di Desa Penari
-
Falcon Black Produksi Horor Posession: Kerasukan, Adaptasi dari Film Prancis
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Blokade Laut AS ke Iran Masih Berlaku, Pasukan Donald Trump Siaga Tempur
-
Pemerintah Punya Tiga Opsi Hadapi Tekanan Fiskal, Salah Satunya Tambah Utang
-
Memahami Zeus's Law dalam Film The Odyssey, Penyederhanaan Xenia Epos Homer
-
Belum Ada Kuota Khusus, Penyandang Disabilitas Tertinggal di Program Andalan Prabowo
-
Houthi Serang 'Tambang' Arab Saudi, Harga Minyak Hampir 100 Dolar AS per Barel
-
Bisakah Laut Serap Lebih Banyak Karbon? Ilmuwan Uji Cara Baru Hadapi Perubahan Iklim
-
4 Micellar Water Probiotic Jaga Keseimbangan Skin Barrier pada Kulit Kering
-
Berdayakan UMKM Lokal, BRI Hadirkan Pelatihan Terpadu Lewat Rumah BUMN Demak
-
Viral Denda Ban Gundul Rp250 Ribu, Korlantas Polri Ungkap Fakta Sebenarnya
-
Survei SMRC Beberkan Dua Faktor Utama Kepuasan Publik ke Presiden Prabowo Anjlok Tajam