Suara.com - Artis senior Dian Nitami belum lama ini mencuri perhatian. Di usianya yang kini memasuki usia 53 tahun dia melakukan operasi facelift.
Melalui unggahan di Instagram pribadinya, dia mengaku melakukan operasi tersebut demi mengencangkan kulit dan menghilangkan kerutan di wajah.
"Face lifting ini bukan untuk merubah wajah, tapi prosedur untuk menghilangkan kerutan dan mengencangkan kulit," tulis Dian Nitami di Instagram pribadinya.
Dari berbagai sumber, operasi face lifting dilakukan demi mengencangkan kulit yang sudah terlihat kendur.
Face lifting yang juga dikenal sebagai rhytidectomy dilakukan untuk menghilangkan kelebihan kulit, menghaluskan lipatan atau kerutan, dan mengencangkan jaringan wajah.
Namun operasi ini tidak termasuk mengangkat alis atau mata, meskipun ini mungkin dilakukan pada waktu yang sama.
Perawatan ini hanya difokuskan pada dua pertiga bagian bawah wajah dan seringkali leher atau décolletage.
Bisa dipastikan perawatan tersebut dilakukan untuk membantu menyamarkan tanda-tanda penuaan kulit.
Operasi face lifting bertujuan memperbaiki tampilan kulit yang berubah seiring bertambahnya usia agar terlihat masih muda.
Baca Juga: Dian Nitami Pamer Penampilan Baru Usai Operasi Facelift di Korea, Dipuji Tetap Cantik Natural
Namun operasi ini juga mempunyai beberapa risiko. Mulai dari wajah memar, pendarahan, infeksi, hingga pelebaran atau penebalan bekas luka pasca menjalani operasi.
Selain itu Facelift juga bisa menyebabkan kerontokan rambut di sekitar lokasi sayatan, asimetri antara 2 sisi wajah, deep vein thrombosis (DVT), dan kerusakan saraf sementara yang ditandai dengan gangguan fungsi otot atau kebas.
Pasca menjalani operasi, Dian Nitami sudah berani memamerkan wajahnya. Namun dia tidak memungkiri masih ada memar di wajah dan leher.
"Masih ada memar-memar dikit di muka dan leher, sama masih agak bengkak di bawah mata dan samping kuping," jelasnya.
Namun istri Anjasmara itu mengaku puas karena bagian lainnya sudah terlihat kencang. Dia juga mengaku puas karena telepon selulernya masih mengenali wajahnya.
"Tapi yang lainnya udah beres. Nggak ada kantong mata lagi dan kerutan juga hilang. Sesuai janji dokternya, nggak ada yang berubah. Terbukti karena handphone aku juga masih ngenalin aku, masih bisa buka pake biometrik," jelas Dian Nitami.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Karhutla Mengamuk di Kubu Raya, Nyaris Lahap Permukiman Warga
-
Pembagian Seragam Gratis Pemprov Kaltim Terlambat, Orangtua Terpaksa Beli Dulu
-
Krisis Global di Depan Mata, Generasi Muda Ini Kumpul Cari Solusi Lewat Jalur Diplomasi
-
Peringati Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Tanam 24.000 Pohon di Pesisir Karawang
-
Bersama PNM Mekaar, Mesin Jahit Tua Mampu Menghidupi Lima Keluarga
-
Festival Merah Putih 2026 Hadirkan 17 Agenda Spektakuler di Kota Bogor
-
Inklusi Keuangan di Daerah 3T, Pendampingan Mantri BRI Jadi Solusi Warga Toraja Utara
-
Ucapan 'Londo Ireng' Prabowo Dinilai Ancam Demokrasi, Jurnalis: Kami Bukan Musuh Negara
-
Kemelekatan Adalah Derita
-
Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya: 51 Rumah dan 49 Leuit Hangus, Puluhan Ton Padi Musnah