Suara.com - Angelina Sondakh dan putranya, Keanu Massaid telah kembali ke Indonesia dari masa liburannya di Barcelona.
Sekembalinya ke Tanah Air, Angelina Sondakh langsung menyibukkan diri dengan syuting.
Angie, demikian dia biasa disapa, jadi bintang tamu Rumpi (No Secret), acara yang dipandu oleh Feni Rose. Meski belum tayang di YouTube, perbincangan dalam acara tersebut sudah dibagikan melalui Instagram.
Dilansir pada Jumat (12/7/2024), Angelina menceritakan pengalaman yang tidak mengenakkan selama berada di Barcelona, menemani Keanu Massaid menjalani Summer Camp.
Pengalaman tersebut sampai membuat Angelina menangis. Ini karena ada perbedaan yang kentara dari putranya dan peserta Summer Camp lainnya.
Perbedaan yang dimaksudkan adalah soal keberadaan sosok Ayah. Jika peserta lainnya diantar oleh Ayah mereka, Keanu harus menelan pil pahit dengan tidak adanya sosok Adjie Massaid.
"Kan yang lainnya diantar Bapaknya. Terus Keanu itu kalau ada aku, 'Mami sana!', mungkin malu," kata Angelina Sondakh.
"Sementara anak-anak yang lain diantar bapaknya aja welcome," tambah Angelina Sondakh.
Momen lainnya juga membuat Angie merindukan dan mengharapkan Adjie Massaid bisa ada di sana menemani putra mereka. Pasalnya, ada sosok Ayah yang bisa menjaga anaknya ketika sesuatu tidak terduga terjadi dalam agenda pelatihan.
Baca Juga: Susul Zahwa Balik ke Indonesia, Keanu Massaid Bayar Mahal Demi Nikmati Penerbangan Elite
"Pas ada peserta Kolombia, ketika mungkin anaknya didorong keras, Bapaknya kan langsung melindungi. Sementara Keanu (ke aku), (ketika mengalami hal yang sama), (bilang), 'udah nggak apa-apa," jelas Angelina.
Menyadari kondisi putranya yang tak selalu baik-baik saja, Angie benar-benar teringat dengan sosok Adjie Masssaid.
"Kalau ada Mas Adjie mungkin beda ya gitu. Jadi melow," tambahnya.
Sebagai tambahan informasi, Keanu Massaid dan Angelina Sondakh berangkat ke Barcelona pada 26 Juni 2024 dan kembali dua hari yang lalu.
Keanu mengikuti Summer Camp yang diadakan oleh Iniesta Academy dengan harga yang tak murah. Selama dua pekan, harganya sekitar 2.155 Euro atau Rp37,8 juta.
Berita Terkait
-
Perkara Kalung, Agama Anak Feni Rose Diperdebatkan
-
Terungkap Aaliyah Massaid Pernah Tinggalkan Angelina Sondakh, Pilih Diasuh Reza Artamevia
-
Kembali ke Indonesia, Angelina Sondakh Belum Temui Zahwa Massaid dan Sibuk Lakukan Ini
-
Bedanya Pola Asuh Angelina Sondakh dan Reza Artamevia Dibongkar Zahwa Massaid: Kalau Marah ...
-
Susul Zahwa Balik ke Indonesia, Keanu Massaid Bayar Mahal Demi Nikmati Penerbangan Elite
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan