Suara.com - Istilah "Makelar Jabatan" belakangan sedang ramai dibicarakan karena menyeret nama Raffi Ahmad. Tina Toon pun ditanya soal istilah tersebut saat hadir di acara "Rumpi".
Tina Toon dengan nama asli Agustina Hermanto ini diketahui kembali terpilih sebagai anggota DPRD DKI Jakarta untuk periode 2024-2029. Sebagai anggota DPRD sejak 2019, mantan penyanyi cilik ini ternyata tidak pernah mendengar istilah "Makelar Jabatan".
"Kalau aku sih, so far ya, memang enggak pernah (dengar). Karena enggak pernah mendengar langsung, atau ditawari langsung juga enggak pernah," ujar Tina Toon di acara "Rumpi" Trans TV.
Kepada Feni Rose selaku host, Tina Toon juga tidak berani menyatakan "Makelar Jabatan" adalah isu atau fakta. Sebab apabila fakta, Tina pun tidak mempunyai bukti untuk menunjang pernyataannya.
Terkait artis-artis yang terjun ke dunia politik, Tina Toon merasa fenomena itu wajar terjadi. Pasalnya untuk terpilih menjadi wakil rakyat, salah satu faktornya memang kepopuleran.
"Pasti artis-artis, apalagi public figure yang punya followers banyak, pasti menjadi incaran untuk bisa jadi vote getter," tutur Tina Toon.
"Kita kalau mau dipilih, yang pertama pasti kan popularitas dulu. Baru elektabilitas, accept-abilitas, itu kan ada beberapa kriteria," imbuh mantan penyanyi cilik yang dikenal dengan lagu "Bolo Bolo" tersebut.
Lebih lanjut, Tina Toon mengungkap setiap partai punya prinsip masing-masing terkait fokus menjaring artis dari sisi mana; popularitas, elektabilitas, atau acceptability.
Baca Juga: 8 Artis Timses Pramono Anung dan Rano Karno di Pilgub DKI Jakarta
Tina Toon sendiri tidak pernah diminta menawari rekan-rekan artisnya untuk masuk ke dunia politik atau mengikuti pemilu. Tina hanya diminta mensosialisasikan agar para artis tidak apatis politik.
"Kalau aku kan memang ada sekolah partai juga, di situ ada kaderisasi. Lebih ke yang memang orang tertarik dulu. Jangan tarik-tarik langsung cuma gara-gara apa," tutur Tina Toon.
Sebagai informasi, sebutan "Makelar Jabatan" diberikan kepada Raffi Ahmad lantaran terungkap menawarkan posisi calon kepala daerah kepada kelauarg dan rekan-rekannya sesama artis.
Sebut saja Sule yang mengaku ditawari Raffi Ahmad untuk jadi Wakil Wali Kota Bekasi, tetapi ditolak. Raffi juga gencar mendukung Marshel Widianto jadi Wakil Wali Kota Tangerang Selatan sehingga dituding sebagai sosok di baliknya.
Ditambah lagi dukungan Raffi Ahmad terhadap Jeje Govinda suami Syahnaz Sadiqah sang adik untuk mencalonkan diri sebagai Bupati Bandung Barat pada Pilkada 2024.
Terpilihnya Nisya Ahmad sebagai anggota DPRD Jawa Barat 2024-2029 meski kalah suara membuat Raffi Ahmad lagi-lagi dituding sosok di balik itu semua. Raffi sendiri sudah membantah dan mengaku sedih dituduh sedemikian rupa.
Kontributor : Neressa Prahastiwi
Berita Terkait
-
8 Artis Timses Pramono Anung dan Rano Karno di Pilgub DKI Jakarta
-
Daripada Pramono Anung, Tina Toon Dianggap Lebih Pantas Nyalon di Pilgub Jakarta
-
9 Potret Tina Toon Terjun Langsung Tangani Banjir, Pastikan Pompa Air di Pintu Air Berfungsi
-
Aksi Turun Langsung Tangani Banjir Tuai Atensi, Tina Toon Tegaskan: Bukan Untuk Viral
-
5 Momen Pemilu Unik Artis, Pencalonan Komeng Bikin Heboh
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas
-
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?
-
Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil
-
Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air
-
Kasus Hutan Lindung Tanjung Piayu, PT GTP Resmi Jadi Tersangka Korporasi
-
9 Rekomendasi Parfum yang Cocok untuk Zodiak Taurus, HMNS hingga Mykonos
-
Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Kebayoran Lama, 28 Unit Damkar Dikerahkan