Suara.com - Sederet film horor Indonesia siap meramaikan bioskop di bulan Oktober 2024. Ada yang mengangkat tema berbeda, yaitu eksorsisme.
Film-film Indonesia masih menjadi pilihan utama pemirsa di bioskop, khususnya horor. Tak heran jika sineas Tanah Air berlomba-lomba merilis film horor dengan beragam cerita.
Langsung saja, berikut deretan film horor Indonesia tayang Oktober 2024 yang sayang untuk dilewatkan.
1. Kuasa Gelap
"Kuasa Gelap" sukses membuat pemirsa penasaran kareta ceritanya mengangkat tentang eksorsisme atau pengurisan setan dalam agama Katolik. Film yang dibintangi Lukman Sardi dan Jerome Kurnia ini rencananya akan dirilis pada 3 Oktober.
Kisahnya tentang perjalanan seorang pastor yang meragukan imannya. Dia harus berhadapan dengan ibilis yang menguasai seorang remaja dan melakukan pengusiran setan.
2. Kutukan Calon Arang
Selain "Kuasa Gelap," film horor "Kutukan Calon Arang" juga dijadwalkan tayang pada 3 Oktober. Diangkat dari kisah urban legend mistis dari daerah hutan Alas Purwo, film ini dibintangi Dennis Adishwara, Justin Adiwinata dan banyak lagi.
"Kutukan Calon Arang" menceritakan tentang lima sahabat yang berusaha melarikan diri dari bayang-bayang dosa masa lalu mereka. Namun kehidupan baru yang mereka impian justru diwarnai teror.
Baca Juga: Rilis Trailer, Anthony Mackie dan Morena Baccarin Beraksi di Film Elevation
3. Kemah Terlarang Kesurupan Massal
Film horor yang satu ini diangkat dari kisah nyata dari kejadian kesurupan massal yang dialami oleh belasan siswa SMK di Yogyakarta pada 2016. Pemeran utamanya adalah Derby Romero dan Callista Arum.
Tayang 10 Oktober, "Kemah Terlarang Kesurupan Massal" menceritakan tentang Rini tiba-tiba kesurupan arwah Roro Putri. Hal ini memicu kesurupan massal di kalangan peserta kemah lainnya.
4. Pulau Hantu (10 Oktober)
"Pulau Hantu" juga dijadwalkan rilis pada 10 Oktober. Film ini merupakan reboot dari trilogi berjudul sama yang fenomenal di era 2000-an.
Kisahnya tentang sekumpulan teman yang terjebak di pulau angker tak bernama. Film ini dibintangi Taskya Namya, Samo Rafael, Cindy Nirmala, Hannah Hannon, Bukie B Mansyur dan banyak lagi.
Berita Terkait
-
Ambil Pelajaran di 'Jangan Salahkan Aku Selingkuh', Marshanda: Hubungan Romantis bukan Garis Finish
-
Ulasan Film The Battleship Island, Gelar Sejarah Suram Kerja Paksa Era Penjajahan Jepang
-
Ulasan Film Korea Bertajuk Contorted, Akting Elite tapi Narasi Sulit?
-
Review Film Dead Boy Detectives: Kisah Hantu Remaja dan Misteri Supernatural
-
Ulasan Film The Silence of the Lambs: Potret Gelap Sisi Psikologi Manusia
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jawa Barat Sumbang 12 Persen untuk Penjualan Yamaha Nasional, NMax dan Aerox Jadi Andalan
-
Flek Hitam di Wajah Karena Apa? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
-
Eksklusivitas Komunitas Lari WNA di Bali: Menggugat Kedaulatan Ruang Publik Kita
-
Polemik Londo Ireng: Ketika Kritik Media Dibalas Stigma dari Penguasa
-
Blokade Laut AS ke Iran Masih Berlaku, Pasukan Donald Trump Siaga Tempur
-
Pemerintah Punya Tiga Opsi Hadapi Tekanan Fiskal, Salah Satunya Tambah Utang
-
Memahami Zeus's Law dalam Film The Odyssey, Penyederhanaan Xenia Epos Homer
-
Belum Ada Kuota Khusus, Penyandang Disabilitas Tertinggal di Program Andalan Prabowo
-
Houthi Serang 'Tambang' Arab Saudi, Harga Minyak Hampir 100 Dolar AS per Barel
-
Bisakah Laut Serap Lebih Banyak Karbon? Ilmuwan Uji Cara Baru Hadapi Perubahan Iklim