Suara.com - Keberanian Denny Sumargo mengunjungi Badan Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan untuk menyampaikan permohonan maaf langsung mendatangkan pujian untuknya.
Suami dari Olivia Allan ini mendapatkan beragam sanjungan. Densu, sapaan akrab Denny, dipuji sebagai sosok yang gentleman karena menyampaikan permohonan maaf secara langsung.
Sanjungan lainnya, Densu dinilai lebih berpendidikan ketimbang Farhat.
"Orang berpendidikan, mantap Bang Densu," bunyi salah satu pujian yang diberikan, dilansir dari akun TikTok @nagahitamnews.channel pada Rabu (13/11/2024).
"Ini contoh orang yang berpendidikan, keren," sanjung warganet lainnya.
Menariknya, jika berbicara soal pendidikan, ketidakberuntungan pernah dirasakan Denny Sumargo. Ayah satu anak ini tak berkesempatan untuk mengenyam pendidikan di perguruan tinggi.
Tak banyak yang tahu jika Denny Sumargo hanya lulusan SMA. Meski begitu, dirinya sempat berpikir untuk berkuliah, namun terkendala kondisi finansial.
"Tadinya gue pengin kuliah, tapi gue nggak punya perekonomian yang bagus," ujar Denny Sumargo pada suatu kesempatan.
Kendala finansial untuk berkuliah ternyata mendatangkan kesempatan yang berbeda. Denny Sumargo justru berkesempatan memperoleh beasiswa melalui bakatnya di dunia basket.
Baca Juga: Ibu-Ibu Penagih Dana UMKM Berani Datang ke Rumahnya, Farhat Abbas: Ini Gara-Gara Denny Sumargo
"Ternyata basket itu sangat membantu banget dengan yang namanya beasiswa," jelas Denny Sumargo.
Persoalan terkait perkuliahan ini juga pernah diceritakan oleh Denny Sumargo melalui laman Indonesian Basketball League. Mulanya, olahraga yang digelutinya bukan lah basket melainkan karate.
Namun Denny yang masih muda memiliki tekad yang kuat untuk berlatih dan jago bermain basket. Bahkan dia pernah terpilih menjadi anggota tim PON Sumsel menuju Pekan Olahraga Nasional 2000.
Melalui prestasi tersebut, Denny Sumargo dilirik oleh pemilik Aspac, Irawan Haryono. Sempat berkonflik sejenak, Denny kemudian mengubah sikapnya yang sempat dikritik Aspac dan menjadi salah satu rookie terbaik saat itu.
Berita Terkait
-
Reaksi Mengejutkan Farhat Abbas Setelah Denny Sumargo Dimaafkan Lembaga Kerukunan Sulsel
-
Tanggapan Farhat Abbas soal Isu Dana Rp 55 Miliar UMKM: Apa Saya Sezalim Itu?
-
Reaksi Tak Terduga Farhat Abbas Usai Denny Sumargo Diberi Maaf Lembaga Kerukunan Sulsel
-
Denny Sumargo Keturunan Mana? Sempat Dilaporkan Aliansi Bugis Buntut Konflik dengan Farhat Abbas
-
Fedi Nuril Bongkar Tabiat Denny Sumargo yang Berseteru dengan Farhat Abbas: Tipenya Memang Begitu
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Pasar Forex Lagi Tenang, Tapi Ada Sinyal Bahaya yang Diincar Investor Besar
-
22 Vespa Kesayangan Ludes Terbakar di KM Mutiara Sentosa II
-
Punya Rumah Makin Mudah, KPR BRI di Danantara Housing Expo 2026 Tawarkan DP 1%
-
Manfaat Timun untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui
-
Bekali Kewirausahaan dan Literasi Keuangan, BRI Siapkan PMI di Taiwan Bangun Usaha Mandiri
-
Minat Asing pada Kopi dan Buah-buahan Turun, Ekspor Pertanian Jadi Susut
-
Fenomena 'Ghosting' Rekrutmen: Ketika Perusahaan Menuntut Profesionalisme tapi Lupa Etika Dasar
-
Diaspora Indonesia Berburu Suaka AS Demi Menghindari Deportasi Massal Era Donald Trump
-
BRI Dukung Transformasi PMI di Taiwan Menjadi Wirausaha Produktif
-
BRI Tegaskan Komitmen Pemerataan Layanan Perbankan di Daerah 3T Lewat Peran Aktif Mantri