Suara.com - Salah satu penyebab mediasi antara Pratiwi Noviyanthi (Teh Novi) dengan Agus Salim tak menemui kesepatakan diduga karena ada draf donasi tujuh turunan untuk Agus. Hal ini dibantah tegas oleh Farhat Abbas selaku pengacara Agus.
Istilah donasi tujuh turunan untuk Agus Salim terlontar dari pernyataan Denny Sumargo di Instagam Story-nya. Di situ, Densu menyoroti salah satu poin di mana disebutkan kalau Agus berhak kembali menggalang donasi, bila uang donasi pertama habis terpakai untuk pengobatan.
Farhat Abbas membantah soal donasi tujuh turunan itu. Dia bahkan menyebut, draf tersebut dibuat oleh pihak Novi dan ia sama sekali tak tahu menahu soal isi kesepakatan tersebut.
"Itu bukan saya yang nulis, bukan tulisan saya. Itu permintaan mereka (Teh Novi)," kata Farhat Abbas, mengutip dari YouTube Intens Investigasi yang diunggah Kamis (28/11/2024).
Menurut Farhat Abbas, draft tersebut dibuat sendiri oleh Pratiwi Noviyanthi dan tim pengacaranya. Bahkan ketika membuat draft perdamaian itu, Farhat sebagai pihak pengacara hanya menjadi saksi antara Novi dan Agus.
"Satu huruf pun tidak ada (dari kami). Karena itu perjanjian antara Novi dengan Agus. Kami enggak ada terlibat di situ. Sebagai lawyer kami jadi saksi doang," ujar Farhat Abbas.
Sementara soal poin yang dipermasalahkan dan dianggap donasi turunan, Farhat memberikan penjelasan. "Maksudnya poin itu kalau Agus meninggal, ya berarti keluarga tidak menuntut. Kan menguntungkan yayasan. Itu dari dia (Novi), dari mereka semua," imbuh Farhat.
Farhat Abbas pun sangat geram dengan sikap Pratiwi Noviyanthi yang memilih walkout saat mediasi. Ia merasa sudah dikerjai oleh Novi. "Di situ (Novi walkout) kaget, berarti dia hanya nge-prank," ucap Farhat Abbas.
Gara-gara mediasi kembali batal, masalah pun bertambah pelik. Farhat berniat untuk kembali memperkarakan Novi dan melaporkannya ke polisi.
"Kita berharap dengan damainya ini si Agus tidak dibully lagi. Tp masih aja mau direkayasa. Kami dianggap mau usir orang, mempersulit, tidak. Itu adalah suatu kejadian yang mereka bentuk dan membuat kita marah. Kita merasa menemui tamu yang tidak punya tata krama dan sopan santun," kata Farhat.
Berita Terkait
-
Denny Sumargo Sebut Pengobatan Agus Salim akan Ditanggung Kuasa Hukum, Ekspresi Krisna Murti Bak Orang Pusing
-
Denny Sumargo Ungkit Duit Donasi Krisna Murti Rp 50 Juta, Farhat Abbas Emosi
-
Farhat Abbas Siapkan Pasukan Buat Lapor Polisi, Denny Sumargo: Ayo Bro!
-
Mantan Pengacara Teh Novi Siap Laporkan Agus Salim cs: Harus Diberikan Pelajaran!
-
Denny Sumargo Diduga Muncul Komentari Wawancara Pihak Agus Salim: Gue Hadapi Lu di Hukum!
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Bahlil Semprot AMPI: Satu Periode Empat Kali Ganti Sekjen, Pengkaderan 'Enggak Jelas'
-
Proyek PSEL Legok Nangka Dimulai, Ditarget Sulap 2.131 Ton Sampah Bandung Jadi Listrik
-
Curang! John Herdman Usir Pelatih Vietnam Intip Pemanasan Timnas Indonesia
-
Lansia di Cakung Disekap Saat Hendak Salat Zuhur, Emas hingga HP Raib Digondol Perampok
-
Siapa Ece Andi? Penjual Cilok Pelabuhanratu yang Viral Karena 'Mirip' Lionel Messi
-
Permudah Transaksi Mahasiswa Indonesia di Hong Kong, BNI Perluas Ekosistem Keuangan Digital
-
Digerebek di Denpasar, Pria Ini Simpan Ekstasi dan 5 Senpi Rakitan di Ruang Tamu
-
Starting XI Timnas Indonesia vs Vietnam: Mitchell Baker Juru Gedor, Thom Haye Kunci
-
Bukan Pagar Malnya yang Salah, Diamnya Manajemen Dinilai Bikin Geram
-
Bobby Nasution: Sumut Siap Jadi Pusat Fashion Indonesia Lewat Wastra