Suara.com - Selebgram Clara Shinta tampaknya tidak peduli meski mendapat ancaman dari berbagai pihak karena dianggap menyebarkan video Gus Miftah mengolok penjual es teh hingga viral di media sosial.
Sejumlah video yang memperlihatkan aib masa lalu saat masih senang pergi ke kelab malam juga muncul kembali dan viral di media sosial usai mendapat ancaman.
Alih-alih menanggapi ancaman tersebut, Clara Shinta justru semakin memamerkan bagaimana ia menikmati kehidupannya sebagai seorang santriwati.
Dalam konten yang diunggah di akun TikTok-nya, @clarashintareal, terlihat perempuan 28 tahun itu ikut kegiatan mengaji bersama sejumlah teman perempuan lainnya.
"A day in santriwati llyfe," bunyi keterangan pada video tersebut, dikutip pada Minggu (15/12/2024).
Di tengah mengaji, mendadak Clara Shinta diberi sebuah maskara oleh temannya.
"Nggak ada angin, nggak ada hujan, tiba-tiba aku dikasih maskara. Temen-temenku emang doyan banget berbagi," ujar tulis Clara Shinta dalam videonya.
Tidak hanya mengaji, kegiatan yang dihadirinya itu juga ada sesi diskusi tentang tajwid atau cara membaca Al-Qur'an secara benar dan tepat.
"So student first (Jadi siswi dulu)," tulis Clara Shinta dalam caption.
Baca Juga: Heboh Lagi, Gus Miftah Doakan Anak Kecil Jadi Copet sampai Kena Tegur Jemaahnya
Unggahan Clara Shinta itu menuai berbagai tanggapan. Ada yang mencibir, ada pula yang mendukungnya.
"Sengkuni cewek itu nyata," sindir seorang warganet. Sengkuni merupakan tokoh antagonis di pewayangan Jawa yang memiliki sifat licik dan suka mengadu domba.
"Jangan takut mbak, orang yang benar tidak akan kalah. Aku akan selalu mendukungmu," kata warganet lain.
"Semakin tinggi iman seseorang, semakin tinggi cobaannya. Tetap istiqamah ya," pesan warganet yang lainnya.
Berita Terkait
-
Pakai Kata Kasar Saat Bahas Kiai Ageng Muhammad Besari, Gus Miftah Dikritik: Apa Pantas Beri Wejangan?
-
Penjual Es Teh Ini Minta Diolok-olok Gus Miftah, Diduga Iri dengan Nasib Sunhaji
-
Selain Bahas Desahan Perempuan, Gus Miftah Juga Singgung Istilah Tobrut saat Pengajian Akbar
-
Tak Kapok, Gus Miftah Singgung soal Desahan Perempuan saat Pengajian Akbar
-
Kesal Tak Diakui Cucu Kyai Ageng Muhammad Besari Gus Miftah Sindir Balik: Daripada Ngakunya Cucu Tapi Cari Untung...
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas
-
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?
-
Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil
-
Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air
-
Kasus Hutan Lindung Tanjung Piayu, PT GTP Resmi Jadi Tersangka Korporasi
-
9 Rekomendasi Parfum yang Cocok untuk Zodiak Taurus, HMNS hingga Mykonos
-
Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Kebayoran Lama, 28 Unit Damkar Dikerahkan