Suara.com - Artis Jessica Iskandar mengungkap apa yang belum diwujudkan sebelum ayahnya, Hardi Iskandar, meninggal dunia. Tadinya, dia berencana mencarikan perawat untuk sang ayah.
Menurut Jessica, ayahnya memang sudah sakit-sakitan sejak berusia 40 tahun. Selama itu pula, ibu Jessica yang merawatnya.
"Aku tau kan, papa badannya gede banget, mama kecil gitu. Jadi mama tuh selalu bopong papa ke kamar mandi, ke depan, ke ranjang, segala macem," kata Jessica Iskandar ditemui di Rumah Duka Sentosa Jakarta Pusat pada Rabu (1/1/2025).
Karena tak tega dengan ibunya, Jessica Iskandar berniat mencari perawat. Tapi saat itu, sang ibu menolak karena merasa masih mampu.
"Mama bilang 'nggak, nggak. Mama masih bisa, mama masih bisa' gitu," terang artis yang akrab disapa Jedar.
Keinginan itu terucap beberapa kali. Bahkan ketika ibunya menolak pun, Jessica Iskandar bersama kakaknya akan tetap mencari perawat untuk sang ayah.
"Kita tuh sebagai anak-anaknya udah, ayo kita cari aja perawat. Biarin kalau mama nggak mau, nggak apa-apa, biarin. Tapi yang penting ada yang bantuin papa gitu," ucapnya.
Belum sempat terwujud membawakan perawat, ayah Jessica keburu meninggal dunia.
Baca Juga: 'Daripada Sakit Mending Mati Aja', Pesan Ayah Jessica Iskandar Sebelum Meninggal
"Sebelum terakhir-terakhir, ya udah papa udah keburu pergi duluan gitu," kata Jessica Iskandar.
Tapi dari sang ibu, Jessica Iskandar belajar ketegaran dan perjuangan seorang istri kepada sang suami hingga akhir hayat.
"Mama tuh bener-bener sosok orang yang kuat, yang jadi panutan aku banget," kata Jessica Iskandar.
Berita Terkait
-
Jessica Iskandar Bangga Putranya Lulus SD, Tarif Sekolah El Barack Bikin Melongo
-
Jessica Iskandar Syok El Barack Bikin Pricelist Endorse Sendiri, Tarif Syuting Mulai Rp200 Ribu
-
Hari Bahagia Berubah Panik, Anak Jessica Iskandar Alami Cedera Tangan Saat Ultah
-
Jessica Iskandar Diteror Santet, Sang Asisten Malah Jadi Korban Salah Sasaran
-
Sisi Gelap Dunia Artis Dibongkar Jessica Iskandar: Dari Tawaran 'Dinner' hingga Ancaman Bangkrut
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
Terkini
-
AKBP Terlapor Dugaan Pelecehan Polwan Batal Dilantik jadi Kabid Dokkes Polda Sumbar
-
Dimediasi Dasco, PWI dan Hotman Paris Berdamai: Laporan Dugaan Penghinaan Dicabut
-
Down and Out in Paris and London: Kisah Nyata George Orwell Mengungkap Sisi Gelap Kemiskinan
-
GMFI Hapus Akumulasi Rugi Rp512,9 Juta Dolar AS, Siap Tancap Gas Ekspansi
-
Istana Minta TNI Tak Hambat Ekspor Logam Tanah Jarang
-
Belanja Pegawai Sulit, Mendagri Desak Purbaya Segera Cairkan Anggaran DBH ke Pemda
-
Review Serial Lucky: Pelarian Berdarah Anya Taylor-Joy dan Misteri 10 Juta Dolar
-
Soal Peluang Harga Pertamax Turun Agustus, Wamen ESDM: Kita Ikuti Harga Pasar!
-
The Art of Solitude: Ketika Kesendirian Jadi Jalan Mengenal Diri Sendiri
-
Presiden Macron Sebut Kebakaran Hutan Eropa Lebih Buruk dari Kondisi Perang Dunia II