Suara.com - Hotman Paris tidak hanya memperhatikan mengenai persoalan-persoalan hukum yang terjadi di Tanah Air. Beberapa berita viral yang sedang hangat dibicarakan juga kerap ditanggapi Hotman Paris.
Terkini, Hotman Paris menyoroti soal PSSI yang memecat pelatih Shin Tae-yong sebagai pelatih sepak bola Timnas Indonesia. Hal tersebut terungkap saat Hotman menjadi bintang tamu Pagi Pagi Ambyar bersama dengan Denny Cagur.
Saat membahas Timnas Indonesia, lelaki berdarah Batak itu pun tidak mau ketinggalan bertanya mengenai desas desus pemecatan pelatih asal Korea Selatan tersebut.
Salah satunya dia menyinggung soal komunikasi bahasa yang dikabarkan menjadi salah satu dipecatnya Shin Tae-yong sebagai pelatih.
"Apa benar-benar gara-gara orang Korea komunikasi nggak bisa bahasa Inggris? Sedangkan pemain kita banyakan naturalisasi Belanda?" tanya Hotman kepada Denny Cagur.
Denny Cagur pun langsung menanggapi pertanyaan tersebut. Bahkan tidak memungkiri mendengar kabar tersebut dan bakal membawa pertanyaan tersebut dalam rapat Komisi X bersama dengan PSSI.
"Salah satunya itu, karena kita menggunakan 2 penerjemah Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia. Sedangkan, pemain kita banyak yang lahir di Belanda," tutur Denny Cagur.
Menurut Denny Cagur, pemilihan Patrick Kluivert menjadi salah satu kunci jawaban untuk mengatasi masalah tersebut.
"Makanya kenapa Patrick Klauivert yang akhirnya dipilih, Paling nggak masalah komunikasi selesai," terang Denny Cagur.
Baca Juga: Hotman Paris Diduga Sindir Razman: Lindungi Putri Anda...
Hotman pun kembali mengajukan pertanyaan, mengapa persoalan bahasa baru dipermasalahkan setelah Shin Tae-yong melatih timnas selama 4 tahun.
"Sudah empat tahun masa baru sekarang (dipermasalahkan) ada nggak rahasia dalam (yang bikin STY dipecat)," cecar Hotman ke Denny Cagur.
Denny Cagur pun langsung menanggapi pertanyaan tersebut dan memberikan jawaban yang masuk akal.
"Kalau menurut saya gini, dengan berjalannya waktu pasti mulai ada permasalahan-permasalahan," terang Denny Cagur.
Berita Terkait
-
Tak Ikut Rayakan Ultah Istri, Denny Cagur Klarifikasi Kabar Rumah Tangganya Goyang
-
Hotman Paris Ogah Jadi Pengacara Nikita Mirzani, Fitri Salhuteru Girang: Memihak yang Benar Ya Bang
-
Gelontorkan Duit Sampai Rp 10 Miliar Buat Biaya Nikah 2 Anak, Hotman Paris Tak Terima Endorse: Itu Tanggung Jawab Saya
-
Gagal Berumah Tangga, Ari Lasso Kasih Wejangan untuk Anak Sulung Hotman Paris
-
Hotman Paris 'Tawari' Lamborghini Saat Lolly Siap Diadopsi Razman: Lebih Cocok Jadi Aspri Gue
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Terdampak kemarau, Ratusan Titik di Banten Kekurangan Air Bersih
-
Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA