Suara.com - Intitusi kepolisian Indonesia belakangan mendapat kecaman dari masyarakat usai diduga mengintimidasi band punk wave asal Purbalingga, yakni Sukatani, akibat viralnya lagu 'Bayar Bayar Bayar'.
Lagu tersebut berisikan sindiran terhadap oknum polisi yang melakukan pungutan biaya terhadap masyarakat. Imbasnya, lagu ini ditarik dari platform musik dan dua personel band diminta meminta maaf.
"Mau bikin SIM bayar polisi. Ketilang di jalan bayar polisi. Touring motor gede bayar polisi. Angkot mau ngetem bayar polisi. Aduh aduh ku tak punya uang, untuk bisa bayar polisi," bunyi lirik lagu yang dirilis pada 2023 itu.
Dugaan pembredelan terhadap sebuah karya seni membuat masyarakat geram dan menuding instansi kepolisian sebagai antikritik. Bahkan, hal itu juga disampaikan oleh anggota DPR Rudianto Lallo dari fraksi NasDem.
"Kalau saya gini, Polda Jateng-nya yang kita kritikan, Polda Jateng jangan antikritik, ya kan? Itu bagi kita vitamin. Seharusnya yang ditanggapi, jangan reaktif, ya," tutur Rudi kepada wartawan, Senin (24/2/2025).
Rudi menambahkan, "Tidak reaktif atas misalkan kritik dari warga atau dari siapa saja, karena sifatnya sebenarnya itu kritik yang membangun. Jadi kalau saya itu biasa saja di negara demokrasi kita, kebebasan berserikat berpendapat dan sebagainya."
Dalam kesempatan berbeda, Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menampik tuduhan antikritik tersebut.
"Terkait band Sukatani, bapak Kapolri selalu menyampaikan bahwasannya Polri itu menuju organisasi atau institusi yang sangat modern. Modern di sini adalah salah satu syaratnya adalah tidak antikritik," tegasnya, dikutip dari tayangan di kanal YouTube TV Radio Polri.
Trunoyudo mengklaim bahwa Polri menerima semua kritik dari masyarakat dengan tangan terbuka. Bahkan, mereka memberi fasilitas berupa wadah untuk penyampaian aspirasi.
Baca Juga: Kepolisian Jepang Ajarkan Tata Rias ke Perwira Pria, Apa Tujuannya?
"Maka ada beberapa kegiatan-kegiatan setiap tahunnya, kita ada stand up comedy. Bagaimana dengan segmen-segmen komunitas itu bisa memberikan masukan melalui kritik," lanjutnya.
Menurutnya, kritik-kritik yang disampaikan masyarakat bisa menjadi bahan evaluasi membangun supaya kepolisian RI bisa menjadi lebih baik ke depannya.
"Apa yang menjadi bagian kritik dan itu membangun secara konstruktif kepada Polri, itu menjadi bagian evaluasi kita bersama," tuturnya.
"Terutama pada Polri yang berangkat dari suatu kecintaan para komunitas-komunitas ini melalui ekspresinya masing-masing dan kita sangat menghargai ekspresi itu," tandas Trunoyudo sambil tersenyum.
Berita Terkait
-
Bupati Purbalingga Janji Bantu Novi Vokalis Sukatani Cari Pekerjaan Baru Usai Dipecat Jadi Guru
-
Dipecat Usai Kritik Polisi, Vokalis Sukatani Dapat Dukungan Menteri HAM
-
Sukatani Ungkap Kondisi Terkini Usai Videonya Viral: Kondisi Kami...
-
Sayangkan Lagu "Bayar Bayar Bayar" Dihapus, Rian D'Masiv: Seniman Tak Bisa Dibatasi!
-
Biasa Jarang Bersuara, David Bayu Kini Berdiri Bela Sukatani
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Manuel Anak Indy Barends Berseteru dengan Ibunya hingga Blak-blakan Ogah Nikah
-
Pesulap Merah Akui Poligami, Istri Keduanya Ratu Rizky Nabila
-
Diserang dan Dituduh Punya Tabung Whipe Pink, Awkarin Bela Diri: Itu Punya Mantan Gue!
-
Kakak Bela Virgoun soal Hak Asuh Anak: Dia Suami Gagal, Tapi Ayah yang Bertanggung Jawab
-
Tak Terima Nama Almarhumah Emilia Contessa Disudutkan, Anak Pasang Badan Soal Cicilan Mobil Ressa
-
Disney On Ice "Magic in the Stars": Debut Raya dan Frozen 2 dalam Pertunjukan Spektakuler
-
Hewan Liar Sering Keluar Masuk Rumah Inara Rusli, Alasan Virgoun Belum Mau Kembalikan Anak-Anak
-
Aksi HOA Malam Nanti di Jakarta, Intim tapi Bakal Meledak-ledak
-
3 Tahun Vakum, Rafael Tan Comeback Lewat Lagu 'Aku Sayang Kamu' yang Pernah Hits di Bandung
-
Kasus Sama Berulang, Korban Pencurian Malah Jadi Tersangka karena Dianggap Aniaya Pelaku