Suara.com - Laporan Reza Gladys ke Nikita Mirzani cs, dianggap mendapat penanganan cepat dari Polda Metro Jaya. Dimulai saat laporannya pada 3 Desember 2024 dan 20 Februari 2025 sudah ada penetapan dua tersangka.
Artinya, cuma butuh dua bulan bagi polisi bekerja untuk mencari bukti dan menentukan tersangka atas kasus pemerasan dan atau TPPU.
Dari sini, timbul kecurigaan bahwa kasus tersebut dipercepat dengan adanya penyuapan. Namun pengacara Reza Gladys, Julianus P. Sembiring memberikan klarifikasi.
Mengapa kasus Reza Gladys cepat diusut, ini karena banyak bukti yang memperkuat laporan kliennya.
"Humas Polda Metro Jaya kan sudah menyampaikan ada sembilan barang bukti," kata Julianus P. Sembiring di Radio Dalam pada Senin (24/2/2025).
Bukti-bukti tersebut diantaranya percakapan yang disimpan melalui tangkapan layar hingga hasil rekaman.
Sementara itu untuk menjadikan seseorang tersangka hanya butuh dua alat bukti yang cukup.
"Ketika sudah terpenuhi, maka penyidik bisa menetapkan tersangka," katanya.
Karena itu menurut Julianus, bukti yang dilampirkan sudah terang benderang. Sehingga bukan perkara sulit menetapkan seseorang sebagai tersangka.
Baca Juga: Diduga Sindir Suara Nikita Mirzani yang Fals Saat Nyanyi, Dewi Perssik Malah Diserang Balik Netizen
Rencananya, Nikita Mirzani akan menjalani pemeriksaan sebagai tersangka atas dugaan kasus pemerasan 3 Maret 2025. Tak hanya dirinya, sang asisten Mail yang juga ditetapkan sebagai tersangka akan ikut diperiksa.
Berita Terkait
-
Nikita Mirzani dan Mail Tersangka Pemerasan, dr Oky Pratama dan Doktif Mengapa Lolos?
-
Bukan Renovasi Rumah, Vadel Badjideh Sebut Uang Endorse Lolly Habis Buat Belanja Skincare
-
Klarifikasi Pihak Reza Gladys Usai Dituding Nikita Mirzani Jual Produk Berbahaya
-
Rajin Salat, Vadel Badjideh Makin Religius Sejak di Penjara
-
Dokter Oky Pratama Sempat Pinjam HP ke Penyidik, Pihak Reza Gladys Khawatir Ada Barbuk yang Dihilangkan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Putry Poyz Buka Lifestyle Hub di Jakarta Selatan, Sediakan Tempat Khusus Buat Para Content Creator
-
Berapa Gaji Sus Rini? Gaya Pengasuh Rayyanza Pakai Tas Mewah Jadi Perbincangan
-
Tas Branded Sus Rini saat Liburan di Kapal Pesiar Jadi Sorotan, Berapa Harganya?
-
Musisi Indonesia hingga Mancanegara Bakal Manggung di Axean Festival 2026, Intip Line Up-nya!
-
Bukan Dijual, Ini Alasan Tak Terduga ART Angel Lelga Nekat Curi Barang Mewah Sang Majikan
-
Satu-satunya di Asia! Limp Bizkit Bakal Guncang Kuala Lumpur, Cek Jadwal dan Harga Tiket di Sini
-
Sambut HUT Jakarta ke-500, Remember Fest Siap Hadirkan Pengalaman Festival Terlengkap di Kemayoran
-
After Earth Malam Ini: Will Smith dan Jaden Smith Harus Bertahan Hidup di Bumi yang Mengerikan
-
Nikah di Italia Berbiaya Rp1 Miliar, Lina Mukherjee Akui Ingin seperti Artis Bollywood
-
Meisya Amira Jadi Wanita Tunawicara yang Menggila di Film Juminten Edan