Suara.com - Penulis sekaligus presenter Melanie Subono menertawakan kabar terkait disertasi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, yang dinilai curang.
Melalui akun Instagram-nya pada Jumat (28/2/2025), cucu dari mantan Presiden BJ Habibie itu mengunggah ilustrasi dengan latar foto Bahlil Lahadalia.
Pada ilustrasi tersebut tertulis "Disertasi Bahlil di UI Terbukti Curang". Mengetahui hal itu, Melanie Subono tertawa terbahak-bahak di caption.
"Ahahahaha, kata si @rakyattiri. Komen pake 1 emoticon aja cuss buruan di kolom komen," tulis Melanie Subono. Ia menambahkan tagar 'Indonesia darurat pejabat waras'.
Warganet di kolom komentar pun turut menertawakan kabar terbaru mengenai sang menteri itu.
"Sudah ditahu dia culas, masih aja dikasih jabatan," sindir seorang warganet.
"Manusia macam begini kalau masih terus dipertahankan, sungguh memalukan sekali, benar-bener Kabinet Badut," ejek warganet yang lain.
"Setelah gas melon, gelar profesor bermasalah. Ntah besok apalagi yang membuat menteri ini viral. Viral bukan karena prestasi bagus, tapi sebaliknya dan hebatnya masih tetap jadi menteri," ujar warganet yang lainnya.
Kabar ini bermula dari dicabutnya gelar Doktor oleh Dewan Guru Besar Universitas Indonesia (UI). Sebelumnya, gelar tersebut telah disandang oleh Bahlil usai sidang disertasi pada Rabu, 16 Februari 2025.
Baca Juga: Rocky Gerung Kini Dipanggil Pasangan Salsabila Syaira, Go Public?
Dewan Guru Besar UI menilai disertasi Bahlil terbukti curang, sehingga sang menteri harus mengulang. Berikut beberapa poin alasan pencabutan gelar Doktor:
- Tidak jujur secara akademik. Data pada disertasi Bahlil dinilai dicantumkan tanpa izin narasumber serta kurangnya transparansi sumber data.
- Pelanggaran standar akademik. Bahlil mendapatkan gelar tersebut relatif singkat, yakni 1,5 tahun. Padahal, idealnya jenjang S3 membutuhkan waktu tiga tahun.
- Perlakuan istimewa selama proses akademik yang dibuktikan dengan perubahan mendadak pada susunan penguji.
- Diduga ada unsur kepentingan antara promotor dan kopromotor dalam kebijakan yang dikelola oleh Bahlil.
Berita Terkait
-
Rocky Gerung Kini Dipanggil Pasangan Salsabila Syaira, Go Public?
-
Mendadak Dibilang Loyo dan Impoten, Kocaknya Jawaban Iwan Fals
-
Hadiri Acara Gender Reveal Aaliyah Massaid, Azizah Salsha Tiba-Tiba Minta Maaf
-
Kata Melanie Subono, Polisi Tak Perlu Tersinggung Kalau Isi Lirik Lagu Sukatani Keliru
-
Melanie Subono Minta Musisi di DPR Ambil Sikap soal Kasus Band Sukatani
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda