Suara.com - Denny Cagur dikenal sebagai pelawak yang kerap melontarkan kritik ke pemerintah. Kini duduk di DPR RI, ia mengaku akan tetap kritis, namun lebih dulu melihat situasi dan kondisi.
"Kalau acaranya (bersama) anak muda candaannya seputar anak muda juga. Kalau memang bisa masuk kritik sosial, ya nggak apa-apa tergantung konsep acaranya," kata Denny Cagur ditemui di Kuningan, Jakarta Selatan pada Jumat (28/2/2025).
Denny Cagur juga akan menyesuaikan diri untuk tidak menyinggung salah satu pihak.
Denny Cagur meyakini, kritik bisa disampaikan dengan cara halus. Namun tentunya, tetap memberikan kritik yang membangun.
"Selama pas sama konteks, menyampaikan kritik sosial juga nggak ada salahnya selama tidak menyudutkan seseorang, tidak melecehkan instansi, selama itu disampaikan dalam bentuk jokes, jadi kritik yang membangun, kan?" kata anggota DPR dari Fraksi PDIP ini.
Sebagai pengingat, Denny Cagur pernah melemparkan kritik ke pemerintah soal definisi kebijakan.
Saat itu, Denny Cagur sedang memberikan panggilan kepada mereka yang suka mengambil uang orang lain.
"Kalau orang miskin ambil uang orang kaya, sebutannya merampok. Orang kaya mengambil uang orang miskin, namanya bisnis," kata Denny Cagur.
Ia melanjutkan, "kalau pejabat ambil uang rakyat namanya koruptor. Tapi kalau pemerintah ambil uang rakyat, namanya kebijakan."
Baca Juga: Cegah Gelombang PHK, Pemerintah Diminta Benahi Iklim Investasi di Kawasan Pesisir
Berita Terkait
-
Kemendagri Beri Insentif Rp3 Miliar untuk Pemda Berprestasi di Papua
-
Pengamat Sentil Pemerintah: Perbesar Telinga untuk Dengar Suara Rakyat!
-
Qodari Tolak Negosiasi Program MBG, Pengamat Nilai Bisa Picu Protes Publik Lebih Besar
-
Ratusan Mahasiswa Trisakti Kepung DPR Siang Ini, Bawa Tritura Baru dan Kritik Kinerja Pemerintah
-
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang Pemerintah: Bukan Abu-abu, Tapi Teman yang Jujur
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Gugat Cerai Brian Siawarta, Rafaela Rahardja Sebut Sang Suami Sudah Mundur dari Pendeta Sejak Lama
-
Gas Melon Langka di Indramayu, Lucky Hakim Endus Praktik Pengoplosan: Pertamina Harus Gandeng Polisi
-
Rafaela Rahardja Jalani Sidang Cerai Perdana dengan Brian Siawarta, Ungkap Isu KDRT sebagai Pemicu
-
Siapa Saja Mantan Ayu Ting Ting? Ini Daftarnya dan Pekerjaan Mentereng Mereka
-
Bukan Sekadar Duta, Alasan FFI Pilih Morgan Oey Ternyata Berkaitan dengan Misi Besar Ini
-
Rizky Billar Hasut Publik Report Akun Facebook Matamata.com Karena Dinilai Sebarkan HOAX
-
Pesta Timuran Jaksel Siap Digelar di CIBIS Park, Hadirkan 20 Musisi dan Ragam Kultur Indonesia Timur
-
Ruben Onsu dan Ivan Gunawan Pilih Tak Sekamar saat Umrah, Ini Alasannya
-
Tiketnya Hampir Ludes, Intip Prediksi Setlist Konser My Chemical Romance di Jakarta
-
Bak Film Bollywood, Lina Mukherjee Resmi Dipersunting Lelaki Italia di Pernikahan Impiannya