"Hanya Didit yang mampu mengumpulkan mereka tanpa adanya deal-deal politik," ujar warganet yang lainnya.
Untuk informasi tambahan, pertemuan Yenny Wahid dengan Gibran Rakabuming di acara ulang tahun Didit Hediprasetyo tak kalah menarik dibicarakan.
Pasalnya, beberapa anak Gus Dur diketahui memiliki banyak riwayat melempar kritik tajam kepada Gibran Rakabuming Raka.
Saat Pilpres 2024, Yenny Wahid pernah mengkritik gimik Gibran Rakabuming saat debat dengan Mahfud MD dianggap jauh dari norma kesopanan.
"Kita membutuhkan debat bermartabat, menggali substansi, bukan diisi dengan upaya-upaya untuk menjatuhkan orang lain lewat cara-cara tidak sopan," kata Yenny Wahid.
Menurut Yenny Wahid, gimik Gibran Rakabuming juga terkesan merendahkan calon Wakil Presiden RI lain. Apalagi, posisi Mahfud MD lebih senior secara usia maupun karier politik.
"Ya itu kan kesannya melecehkan sekali ya," imbuh Yenny Wahid.
Di samping Yenny Wahid, anak Gus Dur lain yang memiliki riwayat mengkritik Gibran Rakabuming adalah Inayah Wahid. Dia menyoroti isu suami Selvi Ananda itu sebagai pemilik akun KasKus Fufufafa.
Saat Haul ke-15 Gus Dur pada Jumat (15/11/2024), Inayah Wahid terkesan menyebutkan jika pemilik akun KasKus Fufufafa kini memiliki jabatan strategis di pemerintahan.
Baca Juga: Gibran Dorong AI di Sekolah, Tapi Apakah Ini Langkah yang Tepat?
"Tidak ada jabatan yang perlu dibela mati-matian, jangan bela-belain jabatan-jabatan terutama jabatan pemerintah. Soalnya bukan apa, kata mbak Yeny sehebat apapun kita, sekuat apapun kita, setinggi apapun kita, kalau anda punya jabatan pemerintah Anda tetap di bawah Fufufafa," ujar Inayah Wahid.
Kemudian, Inayah Wahid juga pernah mengkritik gaya bicara Gibran Rakabuming yang belibet sehingga merepetisi kata-kata tertentu.
"Yang saya hormati tokoh-tokoh, para-para tokoh agama, para-para Kyai, para-para Ibu Nyai yang hadir pada pagi hari ini," ucap Inayah Wahid.
Berita Terkait
-
Apakah AI Bisa Atasi Banjir dan Kemacetan Mudik seperti Ide Gibran?
-
Ramai Aksi Tolak RUU TNI, Publik Tagih Janji Kiky Saputri yang Ngaku Berjuang dari Dalam
-
Gibran Dorong AI di Sekolah, Tapi Apakah Ini Langkah yang Tepat?
-
Titiek Rayakan Ulang Tahun Didit Hediprasetyo dengan Posting Foto Lawas Bersama Soeharto
-
10 Poin Anies Baswedan soal Revisi UU TNI, Gibran Rakabuming Di Mana?
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Di Balik Profesi Petugas Damkar, Ada Risiko yang Tak Selalu Terlihat
-
Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti
-
BNI Sekuritas Buka Suara soal Dugaan Perundungan yang Seret Nama Pegawai di Media Sosial
-
Fashion Show dari Limbah hingga Bazar UMKM Ramaikan Alun-alun Cilegon
-
Ketika Penyandang Disabilitas Didorong Membangun Bisnis Berkelanjutan
-
KPK Tahan 4 Tersangka Baru Korupsi Asuransi Fiktif PT Pelni Rp263 Miliar
-
Limbah Sianida vs Kemarau Panjang: Saat Sungai Cikaniki Mati Rasa dan Warga Berjuang Demi Air Bersih
-
Askrindo Pertajam Strategi Pertumbuhan, Fokus Diversifikasi Produk hingga Digitalisasi
-
Optimalkan Pelayanan Publik, Mendagri: Pentingnya Penguatan Kapasitas & Dukungan Bagi Kepala Daerah
-
Nyaris Beredar! Polisi Gagalkan Distribusi 784 Ribu Butir Obat Keras Ilegal di Bandung