"Selama kata-kata kurang etis dan penghinaan Presiden terhadap pengkritiknya dinormalisasi, dianggap nggak salah, dianggap kewajaran, oleh sirkel pendukungnya, ya tidak perlu penyelesaian dengan pendekatan apapun. Nggak bakal ada sanksi moral, etik, atau minimal rasa bersalah," ujar pemilik akun @AzadiRio.
Tanggapan warganet tersebut disetujui oleh Fedi Nuril. Menurutnya, apa yang disampaikan oleh Habiburokhman tidak adil.
"Setuju. Jadi, selama kita punya Presiden yang membalas kritikan dengan 'Ndasmu', adanya pasal penghinaan Presiden menjadi tidak adil bagi rakyat, Bang @habiburokhman," tegas Fedi Nuril.
Tanggapan warganet yang lain juga tidak jauh berbeda dengan pendapat Fedi Nuril.
"Kalau Presiden menghina para pengkritik dengan sebutan 'anjing menggonggong'. Bisa nggak menerapkan pasal-pasal penghinaan terhadap masyarakat @habiburokhman," kata warganet yang lain.
"Ketika Presiden atau pejabat tinggi berbicara kasar, itu dianggap sebagai "guyonan," "emosi sesaat," atau "bentuk ekspresi." Sementara, kalau rakyat yg mengkritik dengan keras, bisa dianggap sebagai penghinaan yg berpotensi diproses hukum," ujar warganet lainnya.
Selain Presiden, Fedi Nuril juga sempat menyinggung gaya komunikasi pejabat yang terkesan kekanakan kepada publik. Salah satunya anak buah Menteri Komunikasi dan Digital (Menkodigi), Meutya Hafid.
"Kepada Ibu @meutya_hafid. Staf Khusus Bidang Strategis Komunikasi Anda yang digaji oleh rakyat, komunikasi kepada rakyat dengan kalimat 'Kena prank lagi aja deh netizen'," ujar Fedi Nuril menyayangkan.
Aktor 42 tahun inipun menyinggung pejabat lain yang sikapnya tidak jauh berbeda dengan Rudi.
Baca Juga: Prabowo Optimis Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2026 Usai Tekuk Bahrain!
"Setelah 'ndasmu, 'otak kampungan', sekarang 'kena prank'. Cara komunikasi rezim ini sangat memalukan," ucap sang aktor menghina.
Berita Terkait
-
Cedera Leher, Wendy Walters Bagikan Kondisi Terkini usai Tertabrak Jetski
-
Inul Daratista Sempat Berniat Oplas, Batal Karena Luluh dengan Ucapan Adam Suseno
-
Dijodohkan dengan Cucu Megawati, Karakter Asli Didit Prabowo Terkuak dari Video Deddy Corbuzier
-
7 Gaya Keluarga Cendana, Cikeas dan Solo di Ulang Tahun Anak Prabowo
-
Jebolan Indola Cilik 2022, Shania Diva Sambut Idul Fitri dengan Lagu Lebaran
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Bagaimana Cara Mengatasi Bedak yang Terlalu Putih? Akali dengan Produk Ini
-
Review Film Smile: Drama Horor Psikologis dengan Kejutan Maut yang Nyata!
-
Setelan Ganas Honda NSF250RW Tantang Gelombang Panas Eropa, Kans Ramadhipa Rajai Moto3 Magny-Cours
-
The Black Lizard: Duel Kecerdasan Detektif dan Ratu Kriminal yang Menegangkan
-
Prabowo Sebut Cak Imin, Dasco dan Bahlil 3 Kancil Politik: Kalau Mereka Kumpul Repot Kita!
-
Nekat Tembak Paha Korban Lalu Kabur ke Lampung, Duo Maling Motor Matraman Ciut di Tangan Polisi
-
6 Cara Mengatasi Blush On Ketebalan dan Terlalu Menor, Tak Khawatir Merusak Makeup
-
Derita Selisih Stock Opname Toko, saat Karyawan Jadi Samsak Omelan Bos
-
Fairuz Al Rafiq & Sonny Septian Terapkan Pola Asuh Mereka di Film Anak-Anak Bambu
-
Pakar Soroti Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus, Dorong KPK Ambil Alih